Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Dikira Tak Berguna, Ikan Mola-Mola Ternyata Punya Peran Penting di Laut

Dwi NR Diliana • Minggu, 6 Juli 2025 | 14:01 WIB
Ikan mola-mola penting untuk ekosistem.
Ikan mola-mola penting untuk ekosistem.

Jawa Pos Radar Lawu – Tidak semua penghuni lautan tampak hebat dan menakjubkan. Beberapa justru terlihat seperti makhluk "tak berguna", pemalas, dan bahkan tidak disukai nelayan.

Salah satunya adalah ikan mola-mola, si raksasa laut bertubuh aneh yang kerap dianggap hanya numpang hidup di samudra.

Ikan ini dikenal juga dengan sebutan sunfish atau ikan matahari.

Ia merupakan ikan bertulang belakang terbesar di dunia, dengan panjang tubuh mencapai 3 meter dan berat lebih dari 2 ton.

Namun, alih-alih gesit dan garang seperti hiu, mola-mola justru dikenal sangat santai, lamban, dan tidak mampu melawan saat dimangsa predator.

Saking pasrahnya, ikan ini tak melakukan perlawanan saat diserang. Ia lebih sering hanya melayang di air, seolah menikmati hidup dengan penuh "rebahan".

Tak heran jika banyak orang menyebutnya si pemalas laut.

Bau tubuhnya yang amis dan daging yang tidak enak membuat para nelayan enggan menangkapnya.

Bahkan, bagian perut ikan ini disebut beracun, menambah alasan mengapa ia jarang tersentuh oleh manusia.

Namun, di balik reputasinya yang tampak tak berguna, ikan mola-mola punya peran penting dalam ekosistem laut.

Ia adalah pemakan ubur-ubur, membantu mengendalikan populasi hewan laut berlendir tersebut yang bisa merusak keseimbangan rantai makanan.

Selain itu, saat berjemur di permukaan laut—sebuah kebiasaannya yang unik—ia menjadi tempat pembersihan bagi ikan-ikan kecil yang memakan parasit di tubuhnya.

Mola-mola bisa ditemukan di berbagai perairan dunia, terutama yang beriklim hangat.

Salah satu habitat favoritnya adalah kawasan Nusa Penida, Bali, yang juga menjadi tempat para penyelam berburu momen langka untuk melihat raksasa laut ini dari dekat.

Sayangnya, ikan mola-mola masuk dalam daftar hewan rentan (vulnerable) akibat berbagai ancaman.

Dari predator alami seperti hiu, kecelakaan kapal, hingga pencemaran laut oleh sampah plastik.

Gerakannya yang lambat membuatnya tak mampu menghindar dari kapal atau menghindari menelan plastik yang mengambang.

Meskipun bukan sumber pangan utama, ikan ini tetap memegang peran ekologis yang tidak bisa dianggap remeh.

Mola-mola mungkin bukan pahlawan lautan yang kuat dan cepat, tetapi keberadaannya membantu menjaga keseimbangan laut, menjadikannya bagian penting dalam sistem kehidupan bawah air. (aan)

Editor : Mizan Ahsani
#ikan #laut #ekosistem #ikan mola-mola