Terungkap! KPK Sita Rp. 2,8 Miliar dan Pistol Baretta dari Rumah Kadis PUPR Sumut Nonaktif, Orang Dekat Bobby Nasution

Muhammad Aditya Pangestu • Dipublikasikan Kamis, 3 Juli 2025 | 22:22 WIB
KPK geledah rumah pribadi Kepala Dinas PUPR Sumatera Utara nonaktif, ditemukan uang Rp. 2,8 Miliar dan 2 Senjata Api/
KPK geledah rumah pribadi Kepala Dinas PUPR Sumatera Utara nonaktif, ditemukan uang Rp. 2,8 Miliar dan 2 Senjata Api/

Jawa Pos Radar Lawu – Penggeledahan rumah pribadi Kepala Dinas PUPR Sumatera Utara nonaktif, Topan Obaja Putra Ginting (TOP), oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, (2/7), mengungkap temuan mengejutkan. 

Dari rumah yang terletak di Medan itu, penyidik menyita uang tunai senilai Rp. 2,8 miliar serta dua senjata api.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa penggeledahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengusutan dugaan korupsi proyek infrastruktur jalan di Sumatera Utara yang tengah ditangani lembaga antirasuah.

“Dari penggeledahan di rumah tersangka TOP, ditemukan uang tunai sekitar Rp. 2,8 miliar dalam bentuk 28 bundel, serta dua pucuk senjata api,” jelas Budi dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta.

2 Senjata Api Juga Disita

Kedua senjata api yang diamankan terdiri dari:

KPK kini bekerja sama dengan kepolisian untuk menelusuri legalitas dan asal-usul senjata tersebut, termasuk kemungkinan keterkaitannya dengan perkara korupsi yang sedang diselidiki.

Proyek Bernilai Ratusan Miliar Jadi Sorotan

KPK menyatakan penggeledahan ini masih bagian dari pengembangan penyidikan dua klaster kasus besar:

Klaster Dinas PUPR Sumut:

Rehabilitasi dan penanganan longsor di lokasi yang sama (2025)Klaster Satker PJN Wilayah I Sumut:

5 Tersangka Telah Ditahan

Dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 26 Juni 2025, lima tersangka telah ditetapkan, yaitu:

Dugaan kuat, tiga nama pertama berperan sebagai penerima suap, sementara dua lainnya merupakan kontraktor pemberi suap.

“Proses penggeledahan masih berlanjut. Kami masih menelusuri bukti tambahan di lokasi lain dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat,” pungkas Budi. (*)

Photo
Photo
Editor : Riana M.
Sumber : Radar Lawu
proyek infrastruktur bobby nasution jalan di sumut sumatera utara penggeledahan kpk dugaan korupsi kpk