Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pesawat Jemaah Haji Diancam Bom, Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu!

AA Arsyadani • Rabu, 18 Juni 2025 | 14:44 WIB
Suasana evakuasi 442 jamaah haji asal Indonesia yang merupakan penumpang pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV-5726 yang melakukan pendaratan darurat di di Bandara Kualanamu, Medan.
Suasana evakuasi 442 jamaah haji asal Indonesia yang merupakan penumpang pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV-5726 yang melakukan pendaratan darurat di di Bandara Kualanamu, Medan.

Jawa Pos Radar Lawu - Pesawat Saudia Airlines nomor penerbangan SV-5276 yang membawa jemaah haji Indonesia rute Jeddah–Jakarta mendadak mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Sumatra Utara.

Insiden ini terjadi setelah adanya informasi soal ancaman bom yang langsung menjadi perhatian serius Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Hilman Latief, menyampaikan rasa syukurnya setelah Kapolda Sumatera Utara Irjen Wishnu Hermawan Februanto menyatakan bahwa pesawat tersebut sudah diperiksa dan dinyatakan steril dari benda bermuatan bom.

"Alhamdulillah, pesawat dinyatakan steril dari benda bermuatan bom berdasarkan hasil pemeriksaan pihak kepolisian," kata Hilman Latief di Makkah, Selasa (17/6/2025).

Ia menegaskan bahwa PPIH Arab Saudi terus berkoordinasi dengan pihak Saudia Airlines untuk memastikan kelanjutan jadwal pemulangan jemaah haji asal Indonesia.

Terkait proses pengamanan di Bandara Kualanamu, Hilman menekankan bahwa hal tersebut sepenuhnya menjadi wewenang otoritas bandara.

"Prosedur pengamanan diserahkan pada otoritas terkait di Bandara Kualanamu, baik pihak kepolisian, maskapai, maupun otoritas bandara," tegasnya.

"Pengecekan kondisi jemaah dan barang bawaannya dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku," imbuh Hilman.

Adapun jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang JKS 12 Embarkasi Jakarta-Bekasi, sebagian besar berasal dari Kota Depok.

Setelah mendarat darurat, mereka saat ini diistirahatkan di hotel setempat dan telah mendapatkan layanan konsumsi.

"Kemenag terus berkoordinasi dengan pihak Saudia Airlines untuk tetap menjaga ritme penerbangan pemulangan jemaah di kelompok terbang berikutnya," jelas Hilman.

Ia pun mengimbau para jemaah untuk tetap tenang dan tidak panik atas insiden tersebut.

"Kami harap jemaah tetap tenang, tidak panik, dan mempercayakan penanganan masalah kepada pihak berwenang."

"Kami harap jemaah juga bisa segera kembali ke pangkuan keluarganya dengan sehat dan rasa bahagia," tandasnya. (fin) 

Juru bicara presiden, Prasetyo Hadi
Juru bicara presiden, Prasetyo Hadi
Editor : AA Arsyadani
#teror bom #haji 2025 #jemaah haji indonesia #Saudia Airlines