Jawa Pos Radar Lawu - Teknologi semakin gila!
Sekarang bukan cuma bantu kamu punya momongan lewat program bayi tabung (IVF), tapi juga bisa bantu menentukan jenis kelamin bayi.
Mau dapet bayi cowok atau cewek, bisa diatur sejak awal.
Keren, tapi juga menimbulkan banyak tanda tanya.
Jenis Kelamin Ditentukan dari Kromosom
Dalam tubuh manusia, jenis kelamin ditentukan oleh kromosom:
-
Sel telur dari perempuan selalu bawa kromosom X
-
Sperma dari laki-laki bisa bawa X (cewek) atau Y (cowok)
Kalau sperma X ketemu sel telur X jadilah anak perempuan (XX)
Kalau sperma Y yang menang jadilah anak laki-laki (XY)
Nah, proses alami ini biasanya acak.
Tapi dengan teknologi IVF, kita bisa "curi start" dan milih sperma mana yang dipakai.
Tahapan Menentukan Jenis Kelamin Lewat Program Bayi Tabung
Berikut langkah-langkah umum dalam IVF yang memungkinkan kamu menentukan jenis kelamin bayi:
1. Stimulasi Ovarium
Perempuan disuntik hormon supaya menghasilkan banyak sel telur.
2. Pengambilan Sel Telur
Telur yang sudah matang diambil dari indung telur dan disimpan di laboratorium.
3. Pemisahan Sperma Berdasarkan Kromosom
Sperma diproses untuk dipisahkan antara yang bawa kromosom X atau Y.
4. Pembuahan di Lab
Telur dan sperma digabung di lab. Embrio yang terbentuk lalu diamati dan diseleksi.
5. Transfer Embrio ke Rahim
Embrio pilihan dimasukkan ke dalam rahim. Biasanya lebih dari satu untuk memperbesar peluang.
6. Tes Kehamilan
Dua minggu kemudian, dilakukan tes untuk tahu apakah berhasil atau tidak.
Risiko dan Pertimbangan Etika
Teknologi ini keren, tapi tetap punya risiko. Di antaranya:
-
Kram dan nyeri setelah prosedur
-
Berat badan naik-turun
-
Peluang hamil kembar
-
Risiko keguguran
-
Bayi prematur atau cacat lahir
Masalah etika juga ikut muncul.
Banyak pihak mempertanyakan:
"Sejauh apa manusia boleh mengatur kehidupan sejak awal?"
Namun, teknologi ini bisa sangat berguna, terutama untuk mencegah penyakit genetik tertentu yang hanya menyerang salah satu jenis kelamin, seperti hemofilia pada laki-laki.
Baca Juga: Bayi Tabung Jadi Solusi Banyak Pasangan, Ini Prosedur dan Rincian Biaya di Indonesia
Haruskah Kita Pilih Jenis Kelamin Bayi?
Jawabannya: Terserah kamu dan pasangan, asal paham semua risiko dan siap secara mental, moral, dan medis.
Jangan lupa konsultasi dulu ke dokter spesialis fertilitas supaya keputusanmu tepat dan aman.
Di era teknologi ini, mimpi soal memilih anak laki-laki atau perempuan udah bukan hal mustahil lagi.
Tapi ingat, kemajuan sains harus disertai tanggung jawab. (fin)
Editor : AA Arsyadani