Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Film ‘Mama Jo’ Bikin Haru Dunia, Raih Best Short Documentary di Festival Internasional Bulgaria!

AA Arsyadani • Senin, 9 Juni 2025 | 17:32 WIB
Film dokumenter Mama Jo menyabet penghargaan Best Short Documentary di Bulgaria!
Film dokumenter Mama Jo menyabet penghargaan Best Short Documentary di Bulgaria!

Jawa Pos Radar Lawu – Film dokumenter pendek asal Indonesia berjudul Mama Jo sukses mengukir prestasi internasional dengan memenangkan penghargaan “Best Short Documentary” di ajang Festival Film Golden FEMI yang digelar di Hotel Balkan Palace, Sofia, Bulgaria, Sabtu (7/6/2025).

Karya sutradara Ineu Rahmawati ini mengangkat kisah nyata perjuangan Santi.

Tentang seorang ibu tangguh asal Indonesia, dan putranya Johan berusia sembilan tahun yang menderita cerebral palsy (kelumpuhan otak).

Melalui dokumenter berdurasi singkat ini, Ineu menyuarakan pentingnya inklusi dan martabat bagi penyandang disabilitas.

Hal ini bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia.

Karena tidak bisa hadir langsung, Ineu menyampaikan pesan terima kasih dan permohonan maafnya secara resmi.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa film Mama Jo adalah pengingat bahwa akses dan kesetaraan adalah hak asasi universal yang perlu dijunjung tinggi.

Penghargaan diterima oleh Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Sofia, Irvan Fachrizal, yang mewakili Ineu dan komunitas perfilman Indonesia.

Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak penyelenggara dan berharap penghargaan ini menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi antara sineas Indonesia dan dunia.

Festival ini menjadi panggung pengakuan bagi sinema Indonesia yang tengah mengalami lonjakan prestasi.

Pada 2024, jumlah penonton film nasional tercatat mencapai 68,95 juta, tertinggi sepanjang sejarah perfilman Tanah Air.

Kini, lebih dari 2.000 layar bioskop tersedia di seluruh Indonesia, dan lebih dari 60 persen penonton memilih film lokal.

Kemenangan Mama Jo bukan sekadar pencapaian teknis, melainkan bukti bahwa film dapat menjembatani empati lintas budaya dan membangun kesadaran akan isu kemanusiaan. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#festival film #Ineu Rahmawati #cerebral palsy #disabilitas #Golden Femi Bulgaria #Mama Jo #film indonesia