Jawa Pos Radar Lawu – Indonesia tengah merancang perkampungan haji di Mekkah, dekat Masjidil Haram.
Guna mempermudah jamaah dalam menjalankan ibadah haji dan umrah.
Rencana ini tengah dibahas tingkat tinggi oleh Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri sekaligus Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).
Wakil Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan desain perkampungan yang diusulkan nantinya akan menyediakan hotel dan akomodasi bagi jamaah Indonesia.
"Desainnya seperti kampung haji, ada hotel dan akomodasi yang bisa digunakan oleh jamaah haji dan umrah kita," ujar Dahnil saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/5).
Menurut Dahnil, pembicaraan awal antara Presiden Prabowo dan Pangeran MBS sudah dilakukan.
"Presiden sudah melakukan pertemuan awal. Nantinya, setelah itu, Presiden berencana untuk bertemu kembali dan melanjutkan pembahasan teknis agar segera direalisasikan," imbuhnya.
Dahnil menegaskan, jika perkampungan ini disetujui, akan sangat membantu jamaah Indonesia, yang jumlahnya mencapai lebih dari 2 juta orang setiap tahunnya.
"Ini salah satu visi Presiden untuk mengembangkan ekosistem haji," jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo juga mengungkapkan rencana pembangunan perkampungan haji Indonesia ini.
“Saya sudah mengajukan niat Indonesia untuk membangun perkampungan dekat Masjidil Haram. Pangeran MBS memberikan reaksi positif,” kata Presiden Prabowo.
Rencana ini menjadi sangat penting mengingat Indonesia adalah negara dengan pengiriman jamaah haji dan umrah terbesar di dunia, dengan jumlah jamaah yang bisa mencapai lebih dari 2 juta orang per tahun.
Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan terus berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah, termasuk berupaya menekan biaya haji.
"Kami akan berjuang keras untuk menurunkan biaya haji semurah-murahnya yang kami bisa," ungkap Presiden Prabowo. (fin)
Editor : AA Arsyadani