Jawa Pos Radar Lawu - Di tengah proses pemberangkatan haji, fakta mengejutkan muncul dari Embarkasi Surabaya.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menemukan masih ada jemaah calon haji (JCH) yang membawa rokok diselipkan ke barang-barang bawaan mereka.
Parahnya, rokok yang dibawa tak sedikit. Yakni mencapai dua slop atau setara lebih dari 200 batang rokok!
Temuan ini disampaikan langsung oleh Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Akhmad Sruji Bahtiar, dalam keterangannya, Selasa (6/5).
“Ada satu dua jemaah yang membawa rokok lebih dari 200 batang atau dua slop,” ujarnya.
Kendati jumlah pelanggar sangat kecil, temuan ini menjadi catatan penting bagi petugas.
Pemberangkatan Sudah 15 Kloter, 5.691 Jemaah Berangkat
Hingga kloter ke-15, sebanyak 5.691 jemaah dari total 36.845 jemaah Embarkasi Surabaya telah diberangkatkan.
PPIH menyatakan bahwa secara umum barang bawaan jemaah sudah semakin sesuai aturan.
Evaluasi dilakukan setiap hari untuk mempercepat dan memperlancar alur keberangkatan.
Proses penerimaan yang awalnya memakan waktu lebih dari tiga jam kini dapat dipangkas hingga hanya 1,5 jam.
PPIH mengingatkan bahwa semua jemaah harus mematuhi aturan barang bawaan, termasuk dalam hal konsumsi pribadi seperti rokok, parfum, atau makanan.
Meskipun beberapa barang diperbolehkan dalam jumlah tertentu, kelebihan muatan bisa berdampak pada kelancaran di bandara maupun pemeriksaan imigrasi.
Pada Selasa ini, Asrama Haji Surabaya akan menerima lima kloter:
Kloter 16 & 17 dari Kota Surabaya
Kloter 18 & 19 dari Kabupaten Jombang
Kloter 20 dari Kabupaten Sidoarjo
Keberangkatan dijadwalkan secara bergelombang mulai pukul 10.20 WIB hingga malam.
(naz)
Editor : Mizan Ahsani