Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Terbatas 1.000 Unit! Yamaha SR400 Final Edition Jadi Incaran Kolektor Motor Klasik Dibandingkan Honda CB350RS

Tegar Rukmana • Senin, 5 Mei 2025 | 18:00 WIB
Yamaha SR400 Final Edition – Perpaduan sempurna antara warisan klasik dan sentuhan akhir yang elegan, menandai akhir dari perjalanan legendaris selama 43 tahun.
Yamaha SR400 Final Edition – Perpaduan sempurna antara warisan klasik dan sentuhan akhir yang elegan, menandai akhir dari perjalanan legendaris selama 43 tahun.

Jawa Pos Radar Lawu - Ada perasaan haru di kalangan pecinta motor klasik ketika Yamaha resmi mengumumkan bahwa SR400 akan mengakhiri masa tugasnya.

Setelah 43 tahun berkiprah, motor ikonik yang dikenal dengan kick starter dan suara mesin satu silinder yang khas ini akhirnya diproduksi untuk terakhir kalinya dalam edisi khusus bertajuk SR400 Final Edition.

Diluncurkan di Jepang pada 15 Maret 2021, model ini bukan sekadar pelepasan produksi terakhir, tetapi bentuk penghormatan Yamaha atas warisan panjang SR400 sejak diluncurkan pertama kali pada 1978.

Dikutip dari RideApart, Yamaha menyebut SR400 Final Edition sebagai “penutup era motor klasik yang mempertahankan filosofi sederhana dan mekanis dalam berkendara”.

 

Spesifikasi Tak Banyak Berubah, Tapi Penuh Makna

Secara teknis, SR400 Final Edition masih mengusung mesin 399cc SOHC 2-katup satu silinder berpendingin udara, menghasilkan tenaga sekitar 23 hp pada 6.500 rpm dan torsi 28 Nm pada 3.000 rpm.

Kompresinya tetap 8,5:1, dengan transmisi manual 5-percepatan dan — tentu saja — hanya mengandalkan kick starter sebagai satu-satunya cara menghidupkan mesin.

Semua itu menjadikan SR400 tetap setia pada akarnya: motor yang tidak diburu waktu dan tidak tunduk pada teknologi instan.

 

Final Edition & Final Edition Limited

SR400 Final Edition hadir dalam dua varian.

Versi reguler tersedia dalam warna Dark Gray Metallic dan Dull Purple Blue Metallic.

Sementara versi Final Edition Limited, yang hanya dibuat sebanyak 1.000 unit, tampil jauh lebih eksklusif.

Dikutip dari Webike Japan, versi terbatas ini dibekali tangki berlapis cat sunburst buatan tangan, jok kulit asli, pelek anodized baru, serta pelat nomor produksi dengan logo garpu tala berlapis kuningan.

Harga yang dibanderol untuk SR400 Final Edition Limited mencapai ¥748.000 atau sekitar Rp100 juta.

Harga itu bukan hanya membayar motor, tetapi juga membayar warisan sejarah yang tak tergantikan.

 Baca Juga: Rahasia Canggih di Honda CB350 Punya Fitur HSTC, Bikin Royal Enfield Classic 350 Minder!

Akhir Produksi karena Regulasi Emisi

Mengapa Yamaha mengakhiri produksi SR400? Jawabannya bukan karena sepi peminat, melainkan karena regulasi.

Standar emisi Euro 5 membuat Yamaha kesulitan mempertahankan mesin klasik berpendingin udara ini tanpa melakukan perubahan drastis.

Dan bagi Yamaha, mengubah terlalu banyak berarti mengkhianati esensi SR400 itu sendiri.

Maka, keputusan menghentikan produksi diambil dengan kepala tegak dan penuh hormat kepada komunitasnya.

 

Warisan yang Tak Akan Mati

SR400 bukan sekadar motor — ia adalah simbol dari zaman ketika berkendara adalah soal perasaan, bukan sekadar spesifikasi.

Ia hadir di era analog dan bertahan hingga zaman digital.

Ia tidak berubah banyak, justru karena itu ia dicintai.

SR400 mungkin berhenti diproduksi, tapi tidak akan pernah berhenti dikenang. (gar)

Editor : Tegar Rukmana
#cb350rs #motor klasik #yamaha sr400 #cb350 #motor klasik yamaha #SR400