Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Hidden Gem Trenggalek: Pesona Wisata Hutan Mangrove Pancer Cengkrong yang Wajib Dikunjungi

Muhammad Aditya Pangestu • Selasa, 29 April 2025 | 00:12 WIB
Hutan Mangrove Pancer Cengkrong Hidden Gem Trenggalek yang Wajib Dikunjungi
Hutan Mangrove Pancer Cengkrong Hidden Gem Trenggalek yang Wajib Dikunjungi

Jawa Pos Radar Lawu - Jika Anda sedang mencari destinasi wisata yang masih jarang dijamah namun menyimpan pesona alam luar biasa, Hutan Mangrove Pancer Cengkrong di Kabupaten Trenggalek bisa menjadi pilihan tepat. 

Meskipun belum banyak dikenal, wisata ini merupakan hidden gem yang menawarkan keindahan alam yang sangat memukau.

Terletak di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimom, tak jauh dari Pantai Cengkrong, hutan mangrove ini merupakan destinasi yang pas untuk berlibur sekaligus belajar tentang ekosistem pesisir.

Hutan Mangrove Pancer Cengkrong memiliki akses yang sangat mudah dijangkau, hanya berjarak beberapa kilometer dari pusat kota Trenggalek.

Lokasinya juga dekat dengan Pantai Prigi, salah satu pantai terkenal yang sudah lebih dulu menjadi favorit wisatawan.

Dengan akses yang mudah, wisatawan bisa menikmati dua keindahan alam sekaligus dalam satu perjalanan.

Salah satu daya tarik utama di tempat ini adalah jembatan kayu yang membentang sepanjang 100 meter, yang memungkinkan pengunjung untuk berjalan-jalan menikmati keindahan alam hutan mangrove.

Dibangun dengan kayu yang kuat dan tahan terhadap ombak laut, jembatan ini memberikan rasa aman bagi pengunjung yang ingin menikmati pesona hutan mangrove.

Di sepanjang perjalanan, wisatawan bisa mengamati flora dan fauna yang hidup di sekitar hutan bakau ini.

Uniknya, jembatan ini diberi nama "Jembatan Galau," meskipun asal-usul penamaannya masih menjadi misteri.

Mungkin, tujuan dari nama tersebut adalah untuk memberi kesempatan bagi pengunjung untuk melepas segala galau sambil menikmati keindahan alam.

Untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, Hutan Mangrove Pancer Cengkrong telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai.

Terdapat gazebo di ujung jembatan yang menjadi tempat ideal untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan sekitar.

Selain itu, di area sekitar hutan juga terdapat dermaga kecil, Dermaga Kecol, yang menghubungkan Sungai Kalisongo ke Pantai Cengkrong.

Di dermaga ini, pengunjung bisa menyewa sampan atau perahu untuk menjelajahi keindahan hutan bakau lebih dalam.

Selain itu, terdapat berbagai fasilitas pendukung seperti toilet umum, area parkir luas, wahana bermain anak, serta spot foto kekinian yang cocok untuk berbagi momen indah di media sosial.

Hutan Mangrove Pancer Cengkrong buka setiap hari mulai pukul 7 pagi sampai 9 malam.

Bagi Anda yang ingin menikmati suasana sejuk dan tenang, disarankan datang pada pagi hari, di mana udara masih segar dan Anda dapat menikmati pemandangan alam dengan lebih leluasa. (*)

Editor : Riana M.
#Pancer Cengkrong #kabupaten trenggalek #hutan mangrove #destinasi wisata #pesona alam