Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pengakuan Korban Muhammad Syafril Firdaus, Dokter Kandungan Garut yang Lecehkan Pasien

Nur Wachid • Rabu, 16 April 2025 | 19:55 WIB

 

Istri Muhammad Syafril Firdaus, dokter kandungan Garut yang diduga lecehkan 2 pasien.
Istri Muhammad Syafril Firdaus, dokter kandungan Garut yang diduga lecehkan 2 pasien.

GARUT, Jawa Pos Radar Lawu – Kasus dugaan pelecehan seksual oleh Muhammad Syafril Firdaus, dokter spesialis kandungan Garut, terus bergulir.

Kini, sejumlah korban mulai berani bersuara, mengungkap pengalaman tak menyenangkan saat melakukan kontrol kehamilan bersama dokter Sy tersebut.

Dalam sebuah unggahan video viral di media sosial TikTok, beberapa wanita membagikan tangkapan layar dan rekaman kenangan saat mereka kontrol rutin dengan Syafril Firdaus.

Salah satunya adalah unggahan dengan keterangan "Kenangan 17 Juli 2023", yang awalnya memuji pelayanan dokter.

Namun setelah kasus ini mencuat, narasi berubah drastis.

Salah satu korban menuturkan bahwa dirinya menjalani pemeriksaan setiap bulan dengan dokter yang kini viral tersebut.

Namun ia mulai merasa trauma sejak kunjungan terakhirnya pada 13 Agustus 2023.

“Aku pasien terakhir, jam 6 baru selesai, sampai adzan magrib hampir 40 menit. Biasanya di dokter lain cuma 10 menit,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Korban lainnya mengaku dipaksa menerima layanan USG 4D gratis padahal ia sudah menolak.

“Sudah gamau, tapi dia tetap maksa,” ujar seorang pengguna akun yang menyebut dirinya punya bukti percakapan tak pantas dari dokter yang bersangkutan.

Tidak hanya itu, ada pula pengakuan bahwa sang dokter sering mengomentari unggahan pribadi pasien di media sosial, bahkan membahas hal-hal sensitif terkait seksual.

“Suka komen-komen story, ngomongin hal sensitif, padahal kan dokter,” tutur salah satu korban.

Salah satu dugaan modus lainnya adalah permintaan foto bersama pasien usai pemeriksaan, yang kemudian diminta untuk diunggah dan ditandai ke akun media sosial sang dokter.

“Ada yang sama nggak? Abis cek kandungan diminta foto bareng, terus nanti disuruh tag dia biar direpost,” ungkap seorang korban lain.

Dari laporan yang beredar, beberapa korban bahkan menyebut bahwa mereka tetap kontrol setiap bulan demi kesehatan bayi meski dalam hati merasa trauma.

“Demi kebaikan bayi, tiap bulan aku kontrol. Tapi makin hari makin nggak nyaman,” tulis salah satu akun yang mengaku sebagai pasien lama.

Pihak Dinas Kesehatan Garut sendiri menyatakan bahwa Syafril Firdaus sudah tidak terdaftar dalam sistem informasi praktik sejak akhir 2024.

Namanya pun sudah tidak tercantum dalam daftar dokter di Klinik Karya Harsa, tempat praktik yang sebelumnya menjadi lokasi pemeriksaan para korban.

Sementara itu, mantan istri Syafril juga sempat menyampaikan bahwa ia telah mencurigai perilaku tidak wajar sejak awal 2024.

Ia bahkan meminta publik tidak lagi menghubunginya terkait kasus ini.

“Sudah sangat banyak aduan yang masuk ke saya,” tulisnya.

Menteri Kesehatan melalui juru bicara resminya telah menegaskan bahwa STR (Surat Tanda Registrasi) Muhammad Syafril Firdaus kini ditangguhkan sementara hingga proses hukum selesai.

Polisi juga telah menetapkan tersangka dan menahan Muhammad Syafril Firdaus sejak 15 April 2025. (kid)

Editor : Nur Wachid
#Muhammad Syafril Firdaus #modus #Dokter Kandungan Garut #pengakuan korban #Dokter Sy