Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Siapa Yohanes Alexander? Pengusaha Surabaya yang Tewas Diduga Digigit 10 Anjing Peliharaannya

Nur Wachid • Senin, 14 April 2025 | 16:43 WIB
Yohanes Alexander, pengusaha asal Surabaya ditemukan tewas penuh luka dan tanpa jari.
Yohanes Alexander, pengusaha asal Surabaya ditemukan tewas penuh luka dan tanpa jari.

SURABAYA, Jawa Pos Radar Lawu – Warga Perumahan Rungkut Harapan Indah, Surabaya, digemparkan dengan penemuan jasad Yohanes Alexander De Fretes (52), seorang pengusaha dan pecinta hewan, dalam kondisi mengenaskan di rumahnya sendiri, Jumat pagi (11/4/2025).

Dugaan sementara, pria asal Surabaya ini tewas setelah diserang oleh sepuluh ekor anjing peliharaannya.

Jenazah Yohanes ditemukan sang kakak, Henry De Fretes, sekitar pukul 09.00 WIB.

Ketika itu, Henry bermaksud mengunjungi sang adik yang sulit dihubungi.

Namun alangkah terkejutnya ia saat mendapati tubuh Yohanes tergeletak tak bernyawa di kamar, dengan luka parah di bagian wajah, kepala, dan jari-jari tangan yang hilang.

"Kepalanya dijilati oleh anjing-anjingnya sendiri. Benar-benar mengerikan," ujar Henry saat diwawancarai awak media.

Diduga Diserang Karena Anjing Kelaparan

Menurut pengakuan keluarga, Yohanes dikenal sebagai penyayang hewan dan sudah lama memelihara banyak anjing di rumahnya.

Namun, tidak ada yang menyangka hewan-hewan tersebut justru menjadi penyebab kematiannya.

Kapolsek Rungkut AKP Agus Santoso membenarkan peristiwa tragis ini.

Ia mengatakan, dugaan awal mengarah pada serangan hewan sebagai penyebab kematian, namun kepastian tetap menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara Surabaya.

“Luka-luka di tubuh korban mengindikasikan bekas gigitan dan cakaran. Tapi penyebab pastinya masih menunggu hasil autopsi lengkap,” kata AKP Agus Santoso, Jumat (11/4).

Polisi Evakuasi Anjing dan Selidiki Kronologi

Sebanyak 10 ekor anjing yang diduga menyerang Yohanes telah dievakuasi oleh tim gabungan dari BPBD Kota Surabaya dan Satreskrim Polsek Rungkut.

Anjing-anjing tersebut kini diamankan di balai karantina hewan untuk menghindari kejadian serupa dan diperiksa kondisi kesehatannya.

Sementara itu, tim forensik masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kronologi dan waktu pasti kematian Yohanes.

Salah satu dugaan kuat, korban kemungkinan dalam keadaan lemah atau tidak sadar saat diserang.

“Kami mendalami apakah korban punya riwayat penyakit atau kehilangan kesadaran sebelum diserang,” imbuh AKP Agus.

Kematian Yohanes Alexander sontak mengundang simpati sekaligus keprihatinan warga sekitar. Selama ini, Yohanes dikenal sebagai pribadi ramah, tenang, dan sangat menyayangi hewan. (kid)

Editor : Nur Wachid
#tewas #anjing #pengusaha #surabaya #Yohanes Alexander