Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

China Resmi Keluarkan Travel Warning ke Amerika Serikat di Tengah Memanasnya Ketegangan Perang Dagang

Oktaviani Sindy • Jumat, 11 April 2025 | 14:00 WIB
China keluarkan travel warning ke AS, soroti risiko keamanan dan dampak perang dagang yang memanas.
China keluarkan travel warning ke AS, soroti risiko keamanan dan dampak perang dagang yang memanas.

Jawa Pos Radar Lawu - Kementerian Pariwisata China mengeluarkan peringatan perjalanan (travel warning) bagi warganya yang berencana mengunjungi Amerika Serikat (AS) di tengah memanasnya hubungan akibat perang dagang.

Peringatan ini menyoroti risiko keamanan dan dampak memburuknya hubungan ekonomi antara kedua negara.

Dalam pernyataan resmi pada Rabu (9/4/2025), Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China menyampaikan:

"Baru-baru ini, karena memburuknya hubungan ekonomi dan perdagangan Tiongkok-AS serta situasi keamanan dalam negeri di Amerika Serikat, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata mengingatkan para wisatawan Tiongkok untuk menilai sepenuhnya risiko bepergian ke Amerika Serikat dan bersikap hati-hati."

Langkah ini juga diikuti oleh Kementerian Pendidikan China yang memperingatkan para pelajar untuk mempertimbangkan risiko sebelum melanjutkan studi di AS.

Bahkan, peringatan ini dipicu oleh pengesahan Undang-Undang Pendidikan Tinggi di negara bagian Ohio yang berpotensi memperumit hubungan akademik antara kedua negara.

Peringatan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan akibat kebijakan tarif yang diberlakukan Presiden Donald Trump terhadap berbagai mitra dagang, termasuk China.

Berbuntut memicu respons balasan dari negara-negara yang terkena dampaknya, memunculkan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global.

Selain itu, pasar global juga merespons dengan volatilitas yang tajam, mencerminkan ketidakpastian terkait dampak perang dagang terhadap perekonomian dunia.

China memperingatkan warganya untuk meningkatkan kesadaran terhadap tantangan keamanan yang mungkin dihadapi, terutama bagi wisatawan yang bepergian ke negara bagian tertentu di AS.

Selanjutnya, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China menekankan pentingnya evaluasi risiko secara menyeluruh sebelum melakukan perjalanan.

Hal ini relevan mengingat beberapa laporan tentang peningkatan ketegangan sosial dan keamanan domestik di AS.

Peringatan untuk pelajar muncul setelah pengesahan undang-undang di Ohio yang dinilai dapat menghambat pertukaran akademik antara China dan AS.

Kebijakan ini dianggap memperburuk situasi bagi pelajar internasional, khususnya yang berasal dari China. Kementerian mendorong pelajar untuk memilih negara tujuan studi dengan pertimbangan yang matang dan memprioritaskan keselamatan. (okta)

Editor : Riana M.
#as #perang dagang #china #amerika serikat #travel warning #kementerian pariwisata