Jawa Pos Radar Lawu - Musim mudik Lebaran tak hanya soal keberangkatan, tapi juga kepulangan.
Arus balik seringkali jauh lebih padat dan melelahkan karena jutaan pemudik kembali ke kota asal dalam waktu yang hampir bersamaan.
Jika kamu termasuk yang akan menempuh perjalanan balik dalam waktu dekat, ada beberapa hal krusial yang tidak boleh kamu abaikan agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan bebas drama!
- Cek Prediksi Puncak Arus Balik, Hindari Terjebak di Jalan
Sebelum berangkat, pastikan kamu mengecek prediksi puncak arus balik yang biasanya dirilis oleh Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, maupun media nasional.
Tahun ini, diperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada H+3 hingga H+5 Lebaran.
Dengan mengetahui jadwal padat tersebut, kamu bisa mengatur waktu keberangkatan lebih fleksibel atau bahkan menunda sejenak agar tidak terjebak kemacetan parah di jalur utama seperti Tol Trans Jawa atau Jalur Selatan.
- Ketahui Lokasi Rest Area dan Posko Mudik Sepanjang Jalur
Jangan asal melaju tanpa tahu titik-titik peristirahatan.
Cari tahu dan catat lokasi rest area, posko kesehatan, dan posko mudik yang tersedia di jalur yang akan kamu lalui.
Beberapa rest area strategis bahkan menyediakan fasilitas lengkap seperti toilet bersih, mushola, makanan, hingga layanan kesehatan.
Istirahat yang cukup sangat penting untuk menjaga stamina dan fokus selama berkendara jauh.
- Pengguna Kendaraan Listrik, Wajib Cek Lokasi SPKLU
Bagi kamu yang menggunakan kendaraan listrik, jangan sampai lupa untuk mengecek lokasi SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang tersedia di sepanjang jalur arus balik.
Saat ini, SPKLU sudah mulai tersebar di berbagai rest area tol dan jalur nasional, namun tetap pastikan jarak antar titik pengisian tidak terlalu jauh dengan jangkauan kendaraanmu.
Aplikasi PLN Mobile bisa membantumu menemukan lokasi SPKLU terdekat secara real-time.
- Simpan Kontak Penting dan Darurat, Jangan Andalkan Ingatan Saja
Kamu juga harus menyiapkan daftar kontak penting sebelum perjalanan.
Simpan nomor darurat seperti layanan derek jalan tol (14080), polisi (110), ambulans (119), dan layanan call center jalan tol setempat.
Jika memungkinkan, catat secara manual atau cetak agar tetap bisa diakses saat baterai HP habis atau sinyal tidak stabil.
Arus balik bukan waktu yang tepat untuk bersikap spontan.
Dengan perencanaan yang matang dan kesiapan menyeluruh, perjalanan balik bisa jadi aman dan minim risiko.
Jadi, jangan cuma fokus saat mudik, tapi pastikan arus balikmu juga berjalan mulus!
Yuk, bagikan artikel ini ke kerabat atau temanmu yang juga akan balik ke kota! (*)
Editor : Riana M.