Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

8 Golongan Penerima Zakat Fitrah yang Sah dan Berhak, Sasaran Tepat Zakat Fitrah untuk Solidaritas Umat

Oktaviani Sindy • Sabtu, 29 Maret 2025 | 23:06 WIB
Kenali 8 golongan penerima zakat fitrah yang sah untuk memastikan penyalurannya tepat sasaran dan penuh berkah.
Kenali 8 golongan penerima zakat fitrah yang sah untuk memastikan penyalurannya tepat sasaran dan penuh berkah.

Jawa Pos Radar Lawu - Zakat fitrah adalah salah satu amalan penting yang wajib ditunaikan oleh umat Islam menjelang Idul Fitri.

Lebih dari sekadar ibadah, zakat fitrah memiliki makna sosial yang mendalam, menjadi jembatan solidaritas untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Rasulullah SAW dalam hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar RA menyebutkan bahwa zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk satu sha kurma atau gandum, sebagai kewajiban bagi setiap Muslim tanpa memandang status sosial.

Penyaluran zakat ini harus dilakukan sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri agar diterima sebagai ibadah yang sah.

Siapa Saja Penerima Zakat Fitrah?

Mengacu pada buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslim oleh Muhammad Syukron Maksum, ada delapan golongan yang berhak menerima zakat fitrah.

Berikut penjelasannya:

  1. Fakir adalah mereka yang hampir tidak memiliki apa pun dan tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar. Golongan ini menjadi prioritas utama dalam penerimaan zakat fitrah.
  2. Miskin adalah orang miskin memiliki sedikit harta tetapi tetap tidak cukup untuk mencukupi kebutuhan pokok. Zakat yang diberikan membantu mereka menjalani hidup dengan lebih layak.
  3. Amil Zakat adalah pihak yang bertugas mengelola zakat, termasuk mengumpulkan dan mendistribusikannya. Mereka berhak mendapatkan bagian zakat sebagai bentuk penghargaan atas tugas mereka.
  4. Muallaf adalah orang-orang yang baru memeluk Islam. Dukungan zakat membantu memperkuat iman mereka dan mempererat persaudaraan di antara umat Muslim.
  5. Hamba yang Dimerdekakan, meski perbudakan tidak lagi ada, konsep ini dapat diaplikasikan untuk membantu mereka yang membutuhkan kebebasan, seperti tawanan Muslim yang memerlukan dana untuk penebusan.
  6. Gharimin atau orang yang terlilit utang dibagi menjadi dua jenis: mereka yang berutang untuk kebutuhan pribadi atau demi mendamaikan pihak lain. Zakat membantu meringankan beban mereka.
  7. Fisabilillah adalah golongan ini mencakup mereka yang berjuang di jalan Allah, termasuk dalam dakwah, jihad, atau pembangunan fasilitas ibadah seperti masjid. Lembaga Islam yang fokus pada penyebaran ajaran Islam juga masuk dalam kategori ini.
  8. Ibnu Sabil adalah musafir yang kehabisan biaya dalam perjalanan. Mereka berhak menerima zakat selama perjalanan mereka tidak melanggar syariat Islam.

Mengapa Penting Mengetahui Golongan Ini?

Memahami golongan penerima zakat fitrah memastikan penyaluran dilakukan dengan tepat sasaran.

Dimana dalam memberikan zakat kepada mereka yang berhak, umat Islam tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga berkontribusi dalam membangun solidaritas dan meringankan beban saudara-saudara yang membutuhkan.

Baca Juga: Langka! Pemimpin Junta Myanmar Muncul Serukan Bantuan Dunia Pasca Gempa M 7,7 Capai Korban Jiwa Capai 144 Orang

Seperti yang dijelaskan oleh Muhammad Syukron Maksum, “Zakat fitrah adalah bentuk kepedulian sosial yang dapat mempererat persaudaraan umat Muslim, terutama di momen Idul Fitri yang penuh kebahagiaan.”

Pastikan zakat anda sampai kepada yang berhak agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh sesama. (okta)

MERIAH: Penampilan Barongsai Peserta memperingati hari ulang tahun dewa di Kelenteng Hiang Thian Siang Tee Welahan tampil dalam kirab mengelilingi kampung.
MERIAH: Penampilan Barongsai Peserta memperingati hari ulang tahun dewa di Kelenteng Hiang Thian Siang Tee Welahan tampil dalam kirab mengelilingi kampung.
Editor : Riana M.
#Penerima #status sosial #zakat fitrah #idul fitri