Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kompolnas Bantah Kapolsek Lusiyanto Terima Setoran Judi Sabung Ayam Way Kanan, Beber Fakta Penembakan 3 Polisi

Nur Wachid • Senin, 24 Maret 2025 | 11:10 WIB
Penampakan rumah sederhana Iptu Lusiyanto, Kapolsek Negara Batin korban penembakan 3 polisi di Way Kanan, Lampung.
Penampakan rumah sederhana Iptu Lusiyanto, Kapolsek Negara Batin korban penembakan 3 polisi di Way Kanan, Lampung.

Jawa Pos Radar Lawu – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) membantah tudingan bahwa Kapolsek Negara Batin AKP Anumerta Lusiyanto menerima setoran judi sabung ayam di Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam menyampaikan, justru AKP Lusiyanto selama ini aktif menegur oknum TNI yang diduga terlibat dalam praktik sabung ayam ilegal.

Salah satunya adalah Peltu Lubis yang diduga sempat mencoba menyuap AKP Lusiyanto agar tidak lagi mengusik arena judi tersebut.

“Pak Kapolsek itu bolak-balik menegur Peltu Lubis untuk menghentikan sabung ayam. Karena terus diingatkan, Peltu Lubis malah mencoba menyogok, tapi tegas ditolak,” kata Anam dalam keterangannya yang dikutip dari YouTube Kompas TV, Minggu (23/3/2025).

Anam mengaku, awalnya ia pun tidak langsung percaya bahwa sogokan itu benar-benar ditolak.

Untuk memastikan, pihaknya langsung mengecek kondisi rumah AKP Lusiyanto.

“Hasilnya, rumah beliau sangat sederhana. Jauh berbeda dari rumah-rumah oknum yang terlibat, seperti Peltu Lubis dan Kopka Basarsyah,” jelasnya.

Menurutnya, temuan ini menjadi bukti bahwa AKP Lusiyanto memang tak terlibat atau menerima uang setoran dari aktivitas judi sabung ayam yang kini menjadi sorotan publik.

Lebih jauh, Anam menyayangkan adanya narasi liar yang beredar di media sosial maupun publik. 

Rumor tersebut mencoba menggiring opini bahwa Kapolsek Lusiyanto dan dua anggotanya yang juga gugur—Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto dan Briptu (Anumerta) M. Ghalib Surya Ganta—ikut menikmati hasil judi.

“Jangan digiring-giring seperti itu. Ini ada tiga petugas negara yang meninggal saat menjalankan tugas. Itu fakta yang harus dihormati,” tegasnya.

Peristiwa penembakan 3 polisi itu terjadi pada Jumat (17/3/2025) saat penggerebekan arena sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan.

Pelaku penembakan 3 polisi diduga merupakan dua oknum TNI dari Subramil Negara Batin, yakni Peltu Lubis dan Kopka Basarsyah. Keduanya kini telah ditahan dan diperiksa. (kid)

Editor : Nur Wachid
#pelaku #kompolnas #update #Penembakan 3 polisi #Lusiyanto #Kopka Basarsyah #Setoran judi sabung ayam #fakta #way kanan #Kapolsek Negara Batin #Peltu lubis