Perjalanan karir dewa budjana inspiratif
Jawa Pos Radar Lawu - Siapa sih yang nggak kenal Dewa Budjana?
Gitaris keren yang namanya udah melambung di dunia musik Indonesia.
Baik sebagai pentolan band Gigi maupun musisi jazz yang dihormati.
Tapi, nggak banyak yang tahu kalau perjalanan Budjana nggak instan.
Yuk, simak kisah inspiratifnya!
Awal Mula: Nekat Demi Gitar Pertama
Dewa Budjana lahir di Waikabubak, NTT, tapi masa kecilnya lebih banyak dihabiskan di Bali.
Sejak kecil, dia udah kepincut sama gitar setelah lihat tetangganya main.
Karena nggak punya uang buat beli gitar, dia nekat "minjam" duit neneknya tanpa izin buat beli alat musik kesayangannya itu.
Dari sini, perjalanan Budjana sebagai gitaris dimulai.
Belajar Gitar dari Kuli Bangunan
Nggak langsung punya guru profesional, Budjana pertama kali belajar gitar dari seorang kuli bangunan di dekat rumahnya.
Dari orang inilah dia ngerti dasar-dasar bermain gitar.
Nggak puas, dia terus belajar sendiri alias otodidak.
Dia rajin dengerin lagu-lagu rock yang lagi hits, dan mencoba menirukan nada-nada yang didengarnya.
Seiring waktu, Budjana makin penasaran sama musik.
Akhirnya, dia pindah ke Surabaya buat sekolah, sekaligus makin serius ngejar passion-nya di dunia gitar.
Di sana, dia ngebentuk band pertama bernama Squirrel dan mulai mengenal musik jazz dari musisi dunia kayak John McLaughlin dan Pat Metheny.
Hijrah ke Jakarta dan Berguru ke Jack Lesmana
Setelah merasa cukup di Surabaya, Budjana hijrah ke Jakarta buat ngerasain atmosfer musik yang lebih luas.
Keputusan ini jadi titik balik penting dalam hidupnya.
Di ibu kota, dia ketemu Jack Lesmana, maestro jazz Indonesia.
Dari Jack, Budjana nggak cuma belajar teknik gitar yang makin canggih.
Tetapi juga dapet pemahaman mendalam soal filosofi musik jazz.
Di Jakarta Budjana mulai sering jadi musisi sesi, main di berbagai pertunjukan, dan berkolaborasi dengan banyak musisi besar.
Jalan menuju karier profesionalnya pun mulai terbuka lebar.
Dari Musisi Sesi ke Gigi
Sebelum jadi gitaris Gigi, Budjana sempat gabung sama band Spirit.
Tapi, takdir membawanya ke Gigi pada tahun 1994, band yang bikin namanya meledak di industri musik Indonesia.
Meski dikenal sebagai gitaris rock di Gigi, Budjana tetap nggak bisa lepas dari kecintaannya pada jazz.
Makanya, di sela-sela kesibukannya bareng Gigi, dia tetap eksplorasi musik jazz dan ngerilis album solo.
Budjana makin dikenal bukan cuma di Indonesia, tapi juga di kancah internasional.
Dia sempat berkolaborasi dengan musisi top dunia kayak Vinnie Colaiuta, John Frusciante, dan Guthrie Govan.
Dari Nol Sampai Jadi Legenda
Perjalanan Dewa Budjana adalah bukti bahwa sukses nggak datang begitu aja.
Dari belajar gitar sama kuli bangunan, nekat beli gitar pakai uang nenek, sampai akhirnya jadi salah satu gitaris terbaik Indonesia.
Seluruh proses dalam kehidupannya itu diraih dengan keuletan dan tekad kuat.
Buat lo yang lagi ngejar impian, kisah Budjana ini bisa jadi inspirasi.
Nggak peduli mulai dari mana, yang penting lo punya tekad buat terus belajar dan berkembang.
Siapa tahu, lo bisa jadi legenda berikutnya! (fin)
Editor : AA Arsyadani