Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Hilang Saat Operasi Penangkapan KKB, Polda Papua Barat Lanjutkan Pencarian Iptu Tomi Marbun

Ockta Prana Lagawira • Rabu, 19 Maret 2025 | 21:33 WIB
Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Ongky Isgunawan (tengah) didampingi Kapolres Teluk Bintuni AKBP Choiruddin Wachid (kiri), dan Kepala Kantor Basarnas Manokwari saat konferensi pers.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Ongky Isgunawan (tengah) didampingi Kapolres Teluk Bintuni AKBP Choiruddin Wachid (kiri), dan Kepala Kantor Basarnas Manokwari saat konferensi pers.

MANOKWARI, Jawa Pos Radar Madiun – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat memastikan akan melanjutkan pencarian tahap ketiga terhadap mantan Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Iptu Tomi Samuel Marbun, yang hilang saat operasi penangkapan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Ongky Isgunawan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Mabes Polri guna mempersiapkan pencarian lanjutan.

"Operasi pencarian tahap ketiga kemungkinan akan dimulai minggu depan," kata Ongky dalam keterangannya di Manokwari, seperti dikutip Antara, Selasa (18/3/2025).

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari tiga rekomendasi yang diberikan oleh Komisi III DPR RI kepada Polda Papua Barat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada 17 Maret 2025.

Polda Papua Barat Siapkan Dukungan Operasi

Polda Papua Barat tengah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk memastikan kelancaran operasi pencarian Iptu Tomi.

Salah satu yang sedang diupayakan adalah izin penggunaan helikopter dari Satgas Damai Cartenz, yang saat ini masih dalam tahap perawatan (maintenance).

"Kami juga mempersiapkan logistik dan berbagai keperluan lainnya untuk mendukung operasi pencarian," tambah Ongky.

Lebih lanjut, operasi tahap ketiga ini rencananya akan melibatkan TNI Angkatan Darat dan Basarnas yang berbasis di Teluk Bintuni.

Polda juga membuka peluang bagi pihak keluarga, organisasi masyarakat sipil, serta jurnalis yang ingin turut serta dalam misi pencarian ini.

"Dalam pencarian tahap pertama dan kedua, kami hanya melibatkan beberapa personel SAR karena wilayah pencarian masuk dalam zona merah," jelas Ongky.

Dua Upaya Pencarian Sebelumnya Belum Membuahkan Hasil

Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Choiruddin Wachid, menjelaskan bahwa dua operasi pencarian yang telah dilakukan sebelumnya belum berhasil menemukan keberadaan Iptu Tomi.

Pencarian tahap pertama berlangsung pada 18-30 Desember 2024, diikuti operasi tahap kedua pada 27 Januari-2 Februari 2025.

"Iptu Tomi terbawa arus saat menyeberangi Sungai Rawara. Pada 21 Desember 2024, mertua Iptu Tomi juga turut serta dalam pencarian," ungkap Choiruddin.

Tim pencarian menghadapi berbagai kendala, termasuk derasnya arus sungai, keterbatasan stok bahan makanan, serta sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Bahkan, dua longboat yang digunakan tim gabungan TNI-Polri sempat terbalik setelah menabrak batang kayu di Sungai Rawara. Beruntung, seluruh personel berhasil menyelamatkan diri.

Pada operasi pencarian tahap kedua, tim dibagi menjadi dua unit:

Tim Alfa bergerak dari muara Sungai Rawara menuju titik terakhir hilangnya Iptu Tomi.

Tim Bravo melakukan pencarian dari muara Sungai Rawara menuju muara Sungai Sebyar.

Namun, hingga kini, belum ada hasil yang signifikan terkait keberadaan Iptu Tomi.

Polda Papua Barat Bertekad Lanjutkan Pencarian

Meskipun telah dua kali melakukan operasi pencarian, Polda Papua Barat tetap berkomitmen untuk menemukan Iptu Tomi. Operasi tahap ketiga ini diharapkan dapat memberikan titik terang atas keberadaan sang perwira polisi yang hilang dalam tugas.

"Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan Iptu Tomi dan mengungkap apa yang sebenarnya terjadi," pungkas Ongky. (ota)

Editor : Ockta Prana Lagawira
#penangkapan KKB #polda papua barat #Iptu Tomi Samuel Marbun