Jawa Pos Radar Lawu – Dewi Fajar, istri eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman, trending setelah suaminya ditetapkan sebagai tersangka kasus rudapaksa terhadap anak di bawah umur.
Namanya mulai trending di media sosial sejak kasus yang menjerat suaminya mencuat.
Banyak warganet penasaran dengan keberadaan Dewi Fajar setelah suaminya diamankan pihak berwajib.
Sejauh ini, Dewi Fajar belum memberikan tanggapan resmi atau muncul di hadapan publik.
Ia terakhir terlihat mendampingi suaminya dalam acara resmi sebelum kasus ini terbongkar.
Kasus yang Menyeret Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma
Polri resmi menetapkan AKBP Fajar Widyadharma Lukman sebagai tersangka pada Kamis (13/3/2025) atas dugaan tindak asusila terhadap tiga anak di bawah umur.
Menurut laporan kepolisian, ketiga korban masing-masing berusia 3 tahun, 12 tahun, dan 14 tahun.
Lebih parahnya, aksi tersebut direkam dan diunggah ke situs porno luar negeri di Australia.
Australian Federal Police (AFP) melacak keberadaan video tersebut dan menemukan bahwa unggahan dilakukan dari Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Informasi ini kemudian diserahkan ke Mabes Polri untuk penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Sosok Linda Anggrea, Bos Brand Hijab Buttonscarves, Diduga Terseret Kasus Korupsi PT Antam
Terkait video yang tersebar di situs dewasa Australia, Polda NTT mengaku hanya menerima soft copy dari Hubinter Polri.
Hal ini membuktikan bahwa ada koordinasi internasional dalam mengungkap kasus ini.
Nasib Para Korban dan Pendampingan PPA
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Kota Kupang, Imelda Manafe, menyebutkan bahwa korban berusia 3 tahun masih dalam bimbingan orang tua, sementara korban 12 tahun berada dalam pendampingan pemerintah.
Namun, korban berusia 14 tahun hingga kini belum dapat ditemui. Pihak Dinas PPA masih berupaya untuk menjangkau korban guna memberikan perlindungan dan pendampingan psikologis.
"Kasus ini mencuat setelah kepolisian Australia menemukan video tersebut di situs dewasa mereka. Setelah ditelusuri, video itu berasal dari Kupang dan diunggah sekitar pertengahan 2024," jelas Imelda.
Kronologi Penangkapan AKBP Fajar Widyadharma
AKBP Fajar Widyadharma Lukman ditangkap pada 20 Februari 2025 di Bajawa, Flores, NTT, oleh tim gabungan Mabes Polri.
Penangkapan ini awalnya dikaitkan dengan dugaan penyalahgunaan narkoba dan pornografi, tetapi kemudian berkembang menjadi kasus kekerasan terhadap anak.
Lebih dari sepuluh hari sejak penangkapannya, Polri tidak langsung mengumumkan kasus ini ke publik. Baru pada Kamis (13/3/2025), status AKBP Fajar sebagai tersangka resmi diumumkan.
Keberadaan dan Kondisi Terkini Dewi Fajar Dipertanyakan
Dengan mencuatnya skandal ini, perhatian publik kini tertuju pada Dewi Fajar, istri AKBP Fajar Widyadharma.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Bongkar 3 Masalah Penyebab Banjir Jabar, Soroti Daerah Rawa yang Diuruk
Hingga kini, ia belum muncul untuk memberikan pernyataan atau klarifikasi terkait kasus yang menimpa suaminya.
Banyak spekulasi beredar mengenai keberadaannya saat ini, apakah masih berada di NTT atau sudah meninggalkan daerah tersebut.
Warganet pun ramai mengomentari media sosialnya, mempertanyakan apakah ia mengetahui tindakan suaminya.
Namun, belum ada tanggapan dari pihak Dewi Fajar maupun keluarganya.
Sementara itu, kasus eks Kapolres Ngada masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Mabes Polri dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Bareskrim dan Hubinter Polri, guna memastikan semua aspek hukum ditegakkan secara transparan. (kid)