Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Otorita IKN Terima 500 Plus-Plus LoI Bakal Diseleksi Ketat, 200 yang Serius Investasi Karna Hal Ini

Oktaviani Sindy • Selasa, 25 Februari 2025 | 14:43 WIB
Otorita IKN seleksi ketat 500+ LoI, hanya 200 yang serius investasi, dengan proyek baru senilai Rp 1,25 triliun segera dimulai.
Otorita IKN seleksi ketat 500+ LoI, hanya 200 yang serius investasi, dengan proyek baru senilai Rp 1,25 triliun segera dimulai.

Jawa Pos Radar Lawu - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengungkapkan bahwa dari lebih dari 500 Letter of Intent (LoI) yang diterima, hanya sekitar 200 yang menunjukkan minat nyata untuk berinvestasi. 

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono menjelaskan, seleksi ketat dilakukan untuk memastikan komitmen dari para calon investor.

"Total LoI dulu kami pernah sampaikan mencapai lebih dari 500, tapi kami itu sudah mengevaluasi, tidak semua LoI itu minat investasi," ungkap Agung saat ditemui di acara Market Sounding Proyek KPBU IKN di auditorium Kementerian PU, Jakarta Selatan, Senin (24/2).

Dari jumlah tersebut, sekitar 200 LoI menyatakan minat untuk berinvestasi.

Sementara itu, sisanya datang dari kontraktor, supplier, atau pihak lain yang menawarkan jasa mereka tanpa rencana investasi langsung.

Agung juga menyampaikan bahwa hingga kini, lebih dari 40 investor telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS). 

Selain itu, banyak pihak yang tertarik berkolaborasi melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Dalam upaya menarik lebih banyak investasi, Otorita IKN tidak lagi hanya fokus pada nilai investasi, melainkan pada pengembangan seluruh persil di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). 

Hal ini sejalan dengan target Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan IKN sebagai ibu kota politik pada tahun 2028.

"Target tahun ini sesuai dengan target Pak Prabowo, menjadikan ibu kota politik di 2028, seluruh persil daerah investment di KIPP itu bisa kita tawarkan.

Jadi, bukan nilainya, tapi lahannya itu bisa dikembangkan," tambahnya.

Pada hari yang sama, Otorita IKN mengumumkan investasi baru senilai Rp 1,25 triliun dari lima perusahaan. 

Kelima perusahaan tersebut adalah Balikpapan Ready Mix Nusantara, PT Berkah Bersinar Abadi, PT Brantas Abipraya, PT Puri Persada Lampung, dan Universitas Negeri Surabaya. Investasi ini akan digunakan untuk membangun kawasan mixed-use, hotel, perkantoran, dan universitas.

Berbeda dari perjanjian sebelumnya yang memberikan waktu hingga 18 bulan untuk memulai pembangunan, kelima perusahaan tersebut berkomitmen untuk memulai proyeknya tahun ini. 

Agung kembali menyebutkan, langkah ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa infrastruktur di IKN terus berkembang.

"Kawasan Inti Pusat Pemerintahan 1B dan 1C juga akan dimulai pembangunan infrastrukturnya di tahun ini," ujar Agung. 

Selanjutnya, Agung menegaskan bahwa minat investasi yang diterima Otorita IKN tidak hanya berasal dari badan usaha yang ingin menanamkan modalnya, tetapi juga dari vendor atau kontraktor yang menawarkan jasa. 

"500 lebih, yang paling penting kan adalah LoI yang memang betul-betul untuk investasi ya, jadi yang kita proses LoI yang investasi," tutupnya. (okta)

Editor : Riana M.
#Otorita Ibu Kota Nusantara #investasi #IKN #kipp #pembangunan