Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Novi Citra Vokalis Band Sukatani Dipecat dari Guru, Bupati Purbalingga Tawarkan Pekerjaan Baru

Nur Wachid • Minggu, 23 Februari 2025 | 07:08 WIB

 

Bupati Purbalingga menawarkan pekerjaan baru pada Novi Citra, vokalis band Sukatani yang dipecat dari guru pasca viral lagu Bayar Bayar Bayar.
Bupati Purbalingga menawarkan pekerjaan baru pada Novi Citra, vokalis band Sukatani yang dipecat dari guru pasca viral lagu Bayar Bayar Bayar.

Jawa Pos Radar Lawu - Polemik pemecatan Novi Citra Indiryati, vokalis band Sukatani, dari profesinya sebagai guru SD terus berlanjut.

Setelah viralnya lagu Bayar Bayar Bayar, Novi harus menerima kenyataan pahit dikeluarkan dari sekolah tempatnya mengajar di Banjarnegara.

Namun, kini Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, menawarkan kesempatan baru bagi Novi untuk kembali mengajar di Purbalingga.

Bupati Purbalingga Tawarkan Kesempatan Baru

Melalui unggahan di akun Instagram resminya @fahmihnf, Bupati Fahmi menyatakan siap menerima Novi jika ia berkenan kembali mengabdi sebagai tenaga pendidik di Kabupaten Purbalingga.

"Berkaitan isu yang beredar keluarnya Mbak Novi dari salah satu guru di sekolah dasar, saya Fahmi Muhammad Hanif, Bupati Kabupaten Purbalingga, dengan tangan terbuka siap menerima Mbak Novi jika Mbak Novi berkenan untuk mengabdi di sekolah Kabupaten Purbalingga," tulis Fahmi dalam unggahannya, Sabtu (22/2/2025).

Bupati menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri Retret Kepala Daerah di Magelang. 

Pemecatan Novi, Ombudsman Jawa Tengah Turun Tangan

Diketahui, berdasarkan data gtk.belajar.kemdikbud.go.id, status Novi sebagai guru di SD Banjarnegara sudah dinonaktifkan dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sejak Kamis (13/2/2025).

Pemecatannya diduga berkaitan dengan polemik lagu Bayar Bayar Bayar yang viral di media sosial.

Baca Juga: Kabar Gembira PSSI Umumkan Tiga Bintang Eropa Siap Bela Timnas Indonesia!

Merespons kejadian ini, Kepala Ombudsman RI Jawa Tengah, Siti Farida, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.

Ia menekankan pentingnya objektivitas dalam proses evaluasi terhadap keputusan yang diambil sekolah dan dinas pendidikan setempat.

"Kami berharap semua pihak, termasuk sekolah dan Dinas Pendidikan, mengedepankan objektivitas dalam evaluasi dan penetapan sanksi terhadap guru," ujar Siti.

Menurutnya, sanksi berat hanya dapat diterapkan jika terbukti ada pelanggaran serius.

Sementara jika tidak ada pelanggaran, opsi pembinaan harus tetap dipertimbangkan.

Lagu Bayar Bayar Bayar dan Kontroversinya

Lagu Bayar Bayar Bayar yang dinyanyikan band Sukatani menciptakan kegaduhan di berbagai kalangan.

Lagu dengan lirik yang menyinggung sistem keuangan di sekolah-sekolah negeri ini menuai pro dan kontra.

Beberapa pihak menganggap lagu tersebut sebagai bentuk kritik sosial, namun ada juga yang menilainya sebagai provokasi.

Akibatnya, tak hanya Novi yang harus menghadapi konsekuensi.

Beberapa anggota band Sukatani juga mengalami dampak negatif.

Termasuk hilangnya lagu tersebut dari beberapa platform musik digital.

Hingga kini, Novi belum memberikan tanggapan resmi terkait tawaran Bupati Purbalingga, sementara publik masih terus menyoroti dampak dari viralnya lagu Bayar Bayar Bayar. (radarsolo/kid)

Editor : Nur Wachid
#bupati purbalingga #Novi Citra #Sukatani #Lagu bayar bayar bayar #vokalis