Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Perkuat Kerjasama Bilateral RI-Inggris, Menko Airlangga Sambut Delegasi BGIPU Siap Wujudkan Strategic Partnership 2025

Oktaviani Sindy • Kamis, 20 Februari 2025 | 22:44 WIB
Airlangga Hartarto sambut Delegasi BGIPU, perkuat hubungan bilateral RI-Inggris menuju Strategic Partnership 2025.
Airlangga Hartarto sambut Delegasi BGIPU, perkuat hubungan bilateral RI-Inggris menuju Strategic Partnership 2025.

Jawa Pos Radar Lawu - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Delegasi British Group Inter-Parliamentary Union (BGIPU) di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta.

Pertemuan ini bertujuan mempererat hubungan bilateral Indonesia-Inggris dan mendukung visi peningkatan kerja sama menjadi Strategic Partnership pada 2025.

Dipimpin oleh Rt Hon Graham Stuart MP, delegasi BGIPU terdiri dari perwakilan berbagai partai politik di Inggris, termasuk Partai Buruh, Partai Konservatif, dan Partai Liberal Demokrat.

Dimana tujuan kehadiran mereka untuk memperdalam dialog strategis dengan Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Menko Airlangga menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama perdagangan multilateral berdasarkan prinsip kesetaraan dan keadilan.

“Upaya ini merupakan bagian dari memperkuat hubungan dan meningkatkan investasi antara kedua negara,” ujar Airlangga.

Sebagai langkah konkret, Indonesia tengah dalam proses aksesi ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).

Tak hanya itu, proses ini diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan global.

Hubungan ekonomi Indonesia dan Inggris terus menunjukkan perkembangan positif.

Pada periode Januari hingga November 2024, total perdagangan bilateral mencapai USD 26 miliar, meningkat 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Inggris juga menjadi mitra investasi strategis di sektor pertambangan, pertanian, perkebunan, dan industri makanan.

Selain perdagangan dan investasi, kerja sama di bidang pendidikan menjadi sorotan, seperti pendirian Kings College London di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari.

Bahkan, Airlangga juga mengungkapkan perkembangan aksesi Indonesia ke Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD). Pemerintah Indonesia berencana menyerahkan Initial Memorandum pada Maret 2025 di Paris, Prancis.

“Proses aksesi ini adalah langkah strategis dalam transformasi ekonomi Indonesia menuju standar global,” tambah Airlangga.

Selain itu, Delegasi BGIPU menyampaikan ketertarikan mereka terhadap berbagai agenda strategis Indonesia, seperti transformasi ekonomi, hilirisasi industri, serta ketahanan pangan dan energi.

Diskusi tersebut dengan maksud membuka peluang kolaborasi baru antara kedua negara.

Pertemuan ini juga dihadiri sejumlah pejabat Kemenko Perekonomian, termasuk Sekretaris Menko Perekonomian Susiwijono dan Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama dan Investasi Edi Prio Pambudi. (okta)

Editor : Riana M.
#menko airlangga #inggris #indonesia #airlangga hartarto #kerjasama bilateral