Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Nge-Gym Bisa Tingkatkan Testosteron? Ini Cara Sehat Agar Hormon Pria Tetap Optimal!

Ockta Prana Lagawira • Rabu, 19 Februari 2025 | 02:05 WIB
Ilustrasi gym.
Ilustrasi gym.

Jawa Pos Radar Lawu - Testosteron adalah hormon kunci bagi pria.

Perannya penting dalam membentuk massa otot, meningkatkan energi, hingga menjaga gairah seksual.

Sayangnya, seiring bertambahnya usia, produksi testosteron secara alami mengalami penurunan.

Namun, kabar baiknya, ada cara untuk meningkatkan hormon maskulin ini, salah satunya dengan nge-gym dan menerapkan gaya hidup sehat.

Bagi pria yang ingin tingkat testosteron optimal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mempertahankan produksi hormon ini secara alami.

Berikut langkah-langkah yang dapat diterapkan dalam rutinitas harian Anda!

1. Nge-Gym dan Olahraga Angkat Beban

Olahraga adalah cara paling efektif untuk meningkatkan kadar testosteron.

Terutama latihan kekuatan seperti angkat beban dan high-intensity interval training (HIIT).

Studi menunjukkan bahwa pria yang rutin berlatih beban memiliki kadar testosteron yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak berolahraga.

Kombinasi latihan kekuatan dan intensitas tinggi membantu membangun massa otot yang lebih besar.

Sehingga mendukung produksi hormon testosteron.

2. Pola Makan Seimbang: Protein, Lemak Sehat, dan Karbohidrat

Nutrisi yang tepat juga memengaruhi produksi testosteron. Pastikan Anda mengonsumsi:

- Protein tinggi untuk menjaga massa otot dan mencegah kelebihan lemak tubuh.

- Karbohidrat sehat yang membantu memberikan energi selama latihan dan meningkatkan testosteron setelah olahraga.

- Lemak sehat seperti dari alpukat, kacang-kacangan, dan ikan berlemak untuk mendukung produksi hormon pria.

3. Kurangi Stres, Hindari Kortisol Berlebih

Stres berkepanjangan dapat meningkatkan hormon kortisol, yang justru menekan produksi testosteron.

Untuk menghindari stres yang berlebihan, cobalah:

- Olahraga teratur, termasuk latihan pernapasan dan meditasi.
- Melakukan aktivitas yang menyenangkan, seperti hobi atau rekreasi.
- Mengatur pola kerja dan istirahat yang seimbang agar tidak mudah mengalami burnout.

4. Optimalkan Asupan Vitamin D

Vitamin D sering dikaitkan dengan peningkatan kadar testosteron.

Anda bisa mendapatkannya dengan cara:

- Berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 15-20 menit sehari.

- Mengonsumsi suplemen vitamin D jika tubuh kekurangan asupan dari makanan.

- Memasukkan makanan kaya vitamin D seperti ikan salmon, kuning telur, dan susu fortifikasi ke dalam pola makan harian.

5. Gunakan Suplemen yang Tepat

Beberapa suplemen diketahui dapat meningkatkan produksi testosteron secara alami, antara lain:

- Zinc dan Magnesium, yang mendukung kesehatan otot dan meningkatkan hormon pria.

- Vitamin B dan C, yang berperan dalam mengurangi stres oksidatif dan meningkatkan keseimbangan hormon.

- Booster alami seperti ashwagandha dan ginseng merah yang membantu meningkatkan vitalitas pria.

6. Tidur yang Cukup dan Berkualitas

Kurang tidur bisa menurunkan kadar testosteron hingga 15 persen hanya dalam beberapa hari! Untuk menghindari hal ini:

- Tidur 7-8 jam per malam dengan kualitas tidur yang baik.

- Hindari begadang dan konsumsi kafein berlebihan sebelum tidur.

- Buat lingkungan tidur yang nyaman dan bebas dari gangguan.

7. Jaga Keseimbangan Hormon: Hindari Dominasi Estrogen

Jika testosteron adalah hormon pria, maka estrogen adalah hormon wanita.

Namun, kadar estrogen yang terlalu tinggi pada pria bisa berdampak buruk.

 

Untuk menghindari ketidakseimbangan hormon:

- Kurangi konsumsi makanan olahan dan alkohol yang bisa meningkatkan estrogen.

- Konsumsi makanan alami dan perbanyak protein serta serat untuk menjaga keseimbangan hormon.

8. Batasi Konsumsi Alkohol dan Rokok

Alkohol dan rokok terbukti dapat menurunkan produksi testosteron secara drastis.

Jika ingin memiliki hormon pria yang sehat, sebaiknya:

- Kurangi atau hentikan konsumsi alkohol yang berlebihan.
- Berhenti merokok, karena zat kimia dalam rokok bisa merusak hormon dan sistem reproduksi pria. (ota)

Editor : Ockta Prana Lagawira
#hormon #sehat #gym #Alami #alkohol #pria #testosteron #olahraga #rokok #pola hidup