Jawa Pos Radar Lawu – Seorang pendaki bernama Wendi Ibnu Al Farizi (23) asal Bandung dilaporkan hilang di Gunung Manglayang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Hingga Selasa (18/2), korban yang melakukan solo hiking itu belum turun dari gunung.
Ini mendorong Kantor SAR Bandung untuk segera menerjunkan tim pencarian.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengonfirmasi bahwa satu tim rescue telah diberangkatkan ke lokasi kejadian untuk menyisir jalur pendakian.
“Kantor SAR Bandung memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian,” ujar Ade dalam keterangannya kepada Antara.
Dari laporan yang diterima, Wendi terdaftar secara resmi sebagai pendaki di Pos Barubeureum, jalur pendakian Gunung Manglayang.
Ia tiba di pos tersebut pada Minggu (16/2) malam, diantar oleh saudaranya.
Sebelum melanjutkan pendakian seorang diri, Wendi sempat berpesan kepada saudaranya.
Jika ia tidak memberikan kabar hingga Senin (17/2), maka keluarganya harus segera diberi tahu.
Namun hingga Selasa (18/2), pendaki muda tersebut belum juga kembali, diduga masih berada di puncak Gunung Manglayang.
Menanggapi laporan ini, Kantor SAR Bandung segera melakukan koordinasi dengan Pos Pendakian Barubeureum untuk memastikan keberadaan korban.
Setelah dipastikan bahwa namanya terdaftar di pos tersebut, tim penyelamat segera bergerak menuju lokasi untuk mencari keberadaan Wendi.
“Hingga saat ini, survivor belum turun dan diduga masih berada di puncak Gunung Manglayang,” tambah Ade. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira