Jawa Pos Radar Lawu - Buya Hamka tidak hanya dikenal sebagai ulama dan penulis tafsir.
Dia juga sastrawan yang menghasilkan banyak karya.
Seperti novel Tenggelamnya Kapal Van der Wijck atau Di Bawah Lindungan Ka'bah.
Lantas, bagaimana rahasia beliau dalam menulis?
Berikut empat keterampilan utama yang harus dimiliki oleh seorang penulis menurut Buya Hamka:
Daya Imajinasi yang Kuat
Seorang penulis harus memiliki imajinasi yang tajam untuk membangun alur cerita atau merangkai gagasan yang menarik.
Ingatan yang Tajam
Mengingat banyak referensi, peristiwa, dan pengalaman akan memperkaya tulisan serta memperkuat argumentasi.
Kemampuan Menghafal yang Baik
Dalam konteks penulisan islami, menghafal ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis sangat membantu dalam menyusun argumen yang kuat dan bernas.
Kemampuan Menuangkan Ide ke dalam Tulisan
Tidak cukup hanya memiliki gagasan cemerlang, seorang penulis harus mampu merangkai kata-kata dengan jelas, menarik, dan mudah dipahami.
Dikutip dari laman bincangsyariah.com, dunia literasi memiliki peran besar dalam membentuk peradaban yang maju dan bermakna.
Seperti yang dikatakan Buya Hamka, “seorang politikus merupakan arsitektur struktur negara, tetapi penulislah, yang mengisinya dengan keindahan, perasaan, serta gagasan.’’
Dengan meneladani semangat beliau, kita dapat belajar bahwa menulis bukan hanya soal keterampilan teknis.
Akan tetapi membutuhkan tekad, konsistensi, dan niat yang tulus.
Apakah Anda siap menjadi penulis andal berikutnya? (fin)
Editor : Mizan Ahsani