Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

HPN 2025: Mengenang Rosihan Anwar, Ikon Jurnalistik Indonesia

AA Arsyadani • Minggu, 9 Februari 2025 | 16:30 WIB
Rosihan Anwar menjadi wartawan mulai era penjajahan hingga reformasi.
Rosihan Anwar menjadi wartawan mulai era penjajahan hingga reformasi.

Jawa Pos Radar Lawu - Hari Pers Nasional, HPN 2025 menjadi momen refleksi atas perjalanan pers Indonesia.

HPN 2025 yang jadi hari istimewa ini, mari mengenang sosok penting dalam dunia jurnalistik: Rosihan Anwar.

Rosihan Anwar, wartawan, sejarawan, dan sastrawan ini telah menjadi saksi sekaligus pelaku sejarah pers di tanah air mulai era penjajahan hingga reformasi.

Rosihan Anwar, Jurnalis di Medan Perjuangan

Rosihan Anwar lahir pada 10 Mei 1922 di Sumatra Barat.

Karier jurnalistiknya dimulai saat menjadi reporter Asia Raya di masa pendudukan Jepang.

Setelah Indonesia merdeka, ia mendirikan dan memimpin harian Pedoman.

Tak hanya menulis, Rosihan juga menjadi tokoh penting dalam dunia pers dengan menjabat Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada era Orde Baru.

Rosihan Anwar dan Komitmen pada Kebebasan Pers

Ketekunan Rosihan Anwar dalam membela kebebasan pers membuatnya sering berhadapan dengan rezim berkuasa.

Harian Pedoman yang ia pimpin, dibredel dua kali.

Baca Juga: Polri Buka Pendaftaran Bintara 2025, Ada Seleksi Jalur Siber dan Ahli Gizi!

Pertama di era Presiden Sukarno (1961) dan kembali ditutup pada masa Soeharto (1974), tak lama setelah ia menerima penghargaan Bintang Mahaputra III.

Rosihan juga aktif dalam perfilman. Bersama Usmar Ismail, ia mendirikan Perfini.

Rumah produksi yang melahirkan film nasional pertama Indonesia, Darah dan Doa (1950).

Warisan Rosihan Anwar untuk Pers Indonesia 

Sepanjang hidupnya, Rosihan Anwar terus menulis.

Bukunya, Menulis dalam Air, menjadi salah satu karya autobiografi yang menggambarkan dinamika jurnalistik dan politik Indonesia.

Ia juga dikenal dengan seri Sejarah Kecil "Petite Histoire" Indonesia, yang menggambarkan sejarah melalui sudut pandang yang lebih personal.

Rosihan gigih memperjuangkan kebebasan pers, objektivitas jurnalistik, dan independensi media.

Warisannya tetap hidup dalam dunia jurnalistik Indonesia.

Rosihan Anwar senantiasa menginspirasi generasi wartawan masa kini untuk terus berani menyuarakan kebenaran. Selamat Hari Pers Nasional, HPN 2025! (fin)

Suasana Mandja Ivan Gunawan Store di Kediri.
Suasana Mandja Ivan Gunawan Store di Kediri.
Mandjha Ivan Gunawan Store di Kediri punya koleksi busana yang lengkap.
Mandjha Ivan Gunawan Store di Kediri punya koleksi busana yang lengkap.
Editor : Nur Wachid
#hari pers nasional #rosihan anwar #hpn #2025 #jurnalistik #profil