Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Selain Happy Salma, Artis Ini Juga Ngefans Berat dengan Pramoedya Ananta Toer, Begini Penuturannya

AA Arsyadani • Selasa, 4 Februari 2025 | 17:00 WIB
salah satu scene ikonik dalam film perburuan
salah satu scene ikonik dalam film perburuan

Jawa Pos Radar Lawu – Artis Adipati Dolken yang berperan sebagai Hardo dalam film Perburuan mengungkapkan pandangannya tentang Pramoedya Ananta Toer.

Adipati menunjukkan penghormatan yang mendalam terhadap perjuangan dan keberanian Pramoedya dalam menyuarakan kebenaran.

Meskipun dihadapkan pada penindasan yang luar biasa.

‘’Saya sangat mengagumi Pramoedya. Dia adalah sosok yang berani, berprinsip, dan punya sudut pandang yang berbeda,’’ katanya dilansir dari Jawa Pos.

‘’Karyanya mampu menggugah kesadaran orang-orang yang mungkin terpinggirkan pada zamannya,’’ tegasnya.

Film Perburuan yang diadaptasi dari novel Pramoedya dengan judul yang sama.

Film ini bercerita tentang perjuangan Hardo.

Seorang mantan komandan pleton pembela tanah air (PETA) yang melarikan diri.

Adipati Dolken merasa sangat terhormat dapat berperan dalam film yang membawa pesan mendalam ini.

‘’Pramoedya adalah seorang penulis yang sangat relevan. Karyanya mampu menembus waktu dan berbicara tentang hal-hal yang tak bisa dikatakan oleh banyak orang pada saat itu.’’

‘’Melalui novelnya, Pramoedya seolah berbicara mewakili suara rakyat yang tak terdengar. Dan saya rasa, karya-karya seperti itu memiliki kekuatan yang luar biasa,” imbuhnya.

Sebagai aktor, Adipati mengaku mendapatkan tantangan besar saat memerankan Hardo.

Mengingat karakter tersebut memiliki latar belakang dan nilai-nilai yang jauh berbeda dengan dirinya.

‘’Setiap peran itu punya tantangan tersendiri, dan memerankan Hardo membuat saya benar-benar harus mendalami karakter dan latar belakang sejarahnya,” jelas Adipati.

Untuknya, film Perburuan bukan hanya tentang melakoni peran sebagai seorang pejuang kemerdekaan, tetapi juga cara untuk lebih memahami makna dari perjuangan yang diangkat oleh Pramoedya.

Meskipun bahasa dalam novel Perburuan sudah jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari, Adipati merasa tertantang untuk menggali dan menghidupkan kembali kata-kata tersebut dalam dialog film.

‘’Ada kata-kata yang saya harus cari tahu dulu artinya. Terkadang saya merasa perlu berdiskusi dengan tim untuk bisa mengungkapkannya dengan benar,” ungkapnya.

Bagi Adipati, menjadi bagian dari film Perburuan adalah kesempatan langka yang tak hanya berharga sebagai seorang actor.

Tetapi juga sebagai individu yang dapat lebih menghargai nilai-nilai kemerdekaan dan keberanian.

Ia merasa terinspirasi oleh keberanian Pramoedya yang tak kenal lelah dalam menyuarakan kebenaran meskipun dalam kondisi tertekan. (fin)

Kondisi pesawat yang jatuh di perairan Selat Bali.
Kondisi pesawat yang jatuh di perairan Selat Bali.
Editor : Mizan Ahsani
#pramoedya ananta toer #artis #adipati dolken #SeAbad Pramoedya Ananta Toer #film indonesia #film perburuan