Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kembali Ingkar Janji, Israel Tunda Pembebasan 110 Tahanan Palestina Bus Justru Kembali ke Penjara Ofer

Oktaviani Sindy • Jumat, 31 Januari 2025 | 17:32 WIB
Israel menunda pembebasan 110 tahanan Palestina yang dijadwalkan hari ini, setelah meminta jaminan keamanan terkait pertukaran tawanan.
Israel menunda pembebasan 110 tahanan Palestina yang dijadwalkan hari ini, setelah meminta jaminan keamanan terkait pertukaran tawanan.

Jawa Pos Radar Lawu – Israel menunda pembebasan 110 tahanan Palestina yang dijadwalkan hari ini sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran tawanan.

Keputusan mendadak ini mengarah pada kembalinya bus yang membawa para tahanan ke Penjara Ofer, Israel.

Dimana, pemerintah Israel menyatakan bahwa tahanan tidak akan dibebaskan hingga ada jaminan keamanan terkait pembebasan sandera berikutnya.

Kesepakatan awal yang melibatkan pembebasan 110 tahanan Palestina, termasuk 30 anak-anak, sebagai imbalan atas pembebasan tiga tawanan Israel dan lima warga Thailand, kini terhambat.

Bahkan, pemerintah Israel menuntut jaminan dari mediator gencatan senjata sebelum melanjutkan pembebasan tersebut.

"Kami menuntut jaminan keamanan atas sandera kami sebelum pembebasan lebih lanjut," kata juru bicara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Keputusan ini terjadi setelah sambutan meriah di Gaza terhadap para tawanan Israel dan Thailand yang dibebaskan, yang kemudian menjadi faktor penundaan tersebut.

Tahanan yang dijadwalkan untuk dibebaskan mencakup 32 orang yang telah menjalani hukuman seumur hidup dan 48 orang dengan berbagai hukuman penjara, sementara 30 orang adalah anak di bawah umur.

Sementara itu, dalam proses gencatan senjata yang berlaku sejak 19 Januari 2025, Hamas telah membebaskan 8 sandera Israel.

Termasuk Agam Berger, seorang tentara wanita Israel, yang dibebaskan di Khan Younis dan diserahkan kepada Palang Merah.

Setelah itu, tujuh sandera lainnya, termasuk lima warga Thailand, turut dibebaskan.

Pembebasan ini menjadi bagian dari kesepakatan yang lebih besar, dengan Israel sebelumnya membebaskan 290 tawanan Palestina sebagai bagian dari langkah pertama gencatan senjata.

Meskipun terjadi kemajuan dalam proses pertukaran tawanan, penundaan pembebasan 110 tahanan Palestina menandakan ketegangan yang masih terjadi dalam implementasi kesepakatan ini. (okta)

Editor : Riana M.
#pembebasan #penjara #tahanan palestina #Israel #ingkar janji #jaminan keamanan