NGAWI, Jawa Pos Radar Lawu – Kasus mayat dalam koper yang ditemukan di Ngawi semakin terkuak identitasnya.
Sosok korban diduga seorang perempuan berinisial US, kelahiran Blitar, yang sempat mengunggah pesan haru untuk kedua anaknya di akun TikTok sebelum kejadian tragis ini.
Ciri-Ciri Korban Mutilasi dalam Koper di Ngawi
Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP Joshua, menjelaskan ciri-ciri korban untuk mempermudah proses identifikasi.
Korban diketahui seorang wanita dengan tinggi badan sekitar 150 cm, kulit kuning langsat cenderung putih, berusia sekitar 20-35 tahun.
Tanda khusus lainnya termasuk tindik di atas pusar, tahi lalat di pinggang kiri atas, dan gelang tali hitam dengan bandul menyerupai emas.
Korban ditemukan mengenakan rok hitam ukuran L dan sandal bermerek Junkut dengan pola Dior. Tangan kanan korban juga masih terikat tali rambut.
Tubuh korban ditemukan dalam koper berwarna merah jambu merek Rendeer, lengkap dengan tali merah yang menali koper.
Selain itu, ada bad cover bermotif lurik atau garis-garis yang ditemukan bersama jasad korban.
Hasil autopsi memastikan korban menjadi korban mutilasi, di mana tubuhnya ditemukan dalam keadaan terpotong menjadi beberapa bagian.
Baca Juga: Dari Pemandangan Pegunungan hingga Kolam Renang, Inilah Daya Tarik Soko Langit
Saat ini, polisi tengah bekerja keras memburu pelaku dan menggali motif di balik peristiwa tragis ini.
Pesan Haru Korban Mutilasi dalam Koper di Ngawi
Dalam unggahannya bertepatan dengan Hari Anak Nasional pada 20 November 2024 lalu, US menulis:
"Ya Allah, kutitipkan segala urusan anakku kepada-Mu. Kesehatan, rezeki, masa depan, hati, akhlak, kebahagiaan, dan agamanya. Ya Allah, berikan takdir terbaik untuk anakku, wujudkan harapan dan mimpinya di waktu yang tepat. Lindungilah setiap langkahnya, jagalah dari ujung rambut sampai ujung kakinya. Dan waqafkan dia dalam ilmu akhirat agar kelak bisa menjemputku di pintu Surga-Mu. Hasbunallah Wani'mal Wakil."
Pesan penuh haru ini kini viral di media sosial, menyusul beredarnya foto dan identitas korban mutilasi.
Sosok perempuan berparas cantik dengan usia 29 tahun itu disebut-sebut identik dengan ciri-ciri korban yang dirilis kepolisian.
Kisah korban yang viral di media sosial memunculkan empati dan dukungan doa dari masyarakat luas.
Banyak yang mendoakan agar anak-anak korban tetap kuat dan mendapat masa depan yang baik.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap dalang di balik kasus mutilasi dalam koper yang mengguncang Ngawi ini. (sae/kid)
Editor : Nur Wachid