JAKARTA, Jawa Pos Radar Lawu – Kebakaran Glodok Plaza di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat, terjadi Rabu (15/1/2025) malam.
Momen detik-detik kebakaran Glodok Plaza viral usai akun TikTok @gakpernahfyp menyiarkan langsung kejadian tersebut.
Dalam siarannya, perekam menyebut api pertama kali muncul dari atap gedung sebelum merambat ke lantai bawah.
Menurut perekam video yang berada di gedung seberang Glodok Plaza, awalnya hanya terlihat percikan api kecil di bagian atap gedung.
Namun, dalam waktu singkat, api menjalar hingga membesar.
"Awalnya api kecil dari atap, tapi merambat cepat ke bawah," ujar perekam dilihat Radar Lawu melalui siaran langsung di TikTok.
Video yang diunggah memperlihatkan kobaran api besar disertai asap hitam tebal yang membubung tinggi ke langit.
Siaran tersebut menarik perhatian ribuan penonton yang memberikan komentar dan doa untuk keselamatan para korban.
Kronologi Kebakaran Glodok Plaza
Informasi dari Command Center Pemadam Kebakaran DKI Jakarta menyebutkan, kebakaran dilaporkan sekitar pukul 21.22 WIB.
Objek yang terbakar adalah bagian atas gedung, tepatnya di lantai 7 yang diketahui sebagai lokasi diskotek.
Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dan 100 personel dikerahkan untuk menangani insiden ini.
Proses pemadaman berlangsung intensif dengan fokus pada evakuasi korban yang terjebak di dalam gedung.
Detik-Detik Kebakaran Glodok Plaza Viral di Media Sosial
Selain siaran langsung TikTok, sejumlah video kebakaran juga beredar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @merekamjakarta.
Dalam video tersebut terlihat kobaran api yang membakar bagian atas gedung dengan suara sirene pemadam kebakaran yang memenuhi udara.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi juga terlihat merekam momen kebakaran tersebut dari kejauhan.
"Gedung Glodok Plaza terbakar," tulis salah satu unggahan di Instagram.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Syarifudin, menyebutkan fokus utama adalah memadamkan api dan menyelamatkan korban.
"Kami masih memprioritaskan proses evakuasi dan pemadaman, setelah itu baru dilakukan investigasi lebih lanjut," jelasnya dilansir dari Antara. (kid)
Editor : Nur Wachid