Jawa Pos Radar Lawu – Akun YouTube milik Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Prof. Rhenald Kasali, menjadi korban peretasan pada Senin dini hari, 8 Januari 2025.
Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Rhenald Kasali mengonfirmasi bahwa peretasan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.
Dalam pernyataannya yang diunggah dalam akun Instagram pribadinya @rhenald.kasali, dirinya menuliskan, "Akun YouTube saya mengalami peretasan. Saat ini saya dan tim sedang melakukan pemulihan akun."
Rhenald Kasali sendiri merupakan sosok yang menginisiasi Yayasan Rumah Perubahan. Yayasan yang dibentuk dengan tujuan mendorong transformasi sosial dan kewirausahaan di Indonesia.
Yayasan ini berfokus pada pendidikan, kesejahteraan sosial, dan lingkungan hidup.
Selain itu, ia juga dikenal dengan karya-karyanya, salah satunya buku tentang Generasi Strawberry.
Chane YouTube Rhenald Kasali diketahui telah memiliki lebih dari 830 ribu subscriber dan dikenal luas masyarakat karena konsisten memberikan edukasi kepada masyarakat.
Baik itu, edukasi tentang transformasi bisnis, inovasi, dan pengembangan diri.
Konten-kontennya telah menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang, sehingga peretasan ini disayangkan banyak pihak.
Saat ini pula, chanel YouTube pribadinya menghilang dan tidak dapat lagi diakses.
Rhenald Khasali mengingatkan para pengikutnya untuk tetap waspada terhadap aktivitas mencurigakan yang mungkin muncul di akun tersebut.
Dirinya mengingatkan publik agar mengabaikan video atau unggahan yang tampak tidak biasa.
"Maka dari itu, jika Anda melihat aktivitas yang mencurigakan atau video yang tidak biasa, mohon untuk tidak mempercayainya," tambahnya.
Saat ini, tim Rhenald Kasali tengah bekerja keras untuk mengembalikan kendali atas akun yang diretas.
Meskipun belum ada informasi lebih lanjut mengenai pihak yang bertanggung jawab atau motif di balik peretasan ini, dirinya akan memberikan pembaruan terkait perkembangan kasus ini.
Di akhir unggahannya, Rhenald Kasali menyampaikan terima kasih atas perhatian dan pengertian dari para pengikutnya.
"Kami akan segera memberikan pembaruan lebih lanjut," tulisnya, menutup pernyataan tersebut.
Para penggemar dan audiens setia Rhenald Kasali berharap pemulihan akun dapat segera selesai agar konten inspiratif yang selama ini dibagikan dapat kembali diakses seperti semula. (kid)
Editor : Nur Wachid