Jawa Pos Radar Lawu – Drama Korea When The Phone Rings kembali melanjutkan penayangannya setelah sempat jeda tayang pekan lalu.
Episode 5 dari drakor thriller romantis ini akhirnya tayang pada Jumat malam, 13 Desember 2024, di saluran MBC dan platform streaming Netflix.
Drama Korea When The Phone Rings, yang dibintangi oleh Yoo Yeon Seok dan Chae Soo Bin, kembali merilis episode barunya setelah absen selama dua pekan.
Penundaan tersebut disebabkan oleh siaran berita khusus terkait perkembangan politik di Korea Selatan.
Situasi tersebut terjadi setelah Presiden Yoon Suk Yeol mengumumkan darurat militer pada Selasa, 3 Desember 2024, yang kemudian dicabut tidak lama setelahnya.
Setelah sempat jeda tayang, When The Phone Rings mencatatkan sedikit peningkatan jumlah penonton.
Berdasarkan data Nielsen Korea yang dikutip oleh Edaily, episode 5 berhasil meraih rating nasional sebesar 5,9 persen dan 5,3 persen di wilayah metropolitan.
Peningkatan signifikan terlihat pada adegan emosional ketika Baek Sa Eon (diperankan oleh Yoo Yeon Seok) merenungkan balasan pesan singkat dari Hong Hee Joo (Chae Soo Bin) yang mengirim emotikon hati.
Pada momen tersebut, rating penonton melonjak hingga 6,3 persen, menunjukkan antusiasme tinggi dari pemirsa.
Episode 4 dari When The Phone Rings ditayangkan pada Sabtu, 30 Desember 2024, dan mencatat rating tertinggi pada saat itu sebesar 5,7 persen.
Namun, pencapaian tersebut berhasil dilampaui dengan episode 5 yang tayang semalam, menjadikannya sebagai episode dengan perolehan rating tertinggi sejauh ini untuk drama adaptasi Webtoon ini.
Berdasarkan laporan Wikitree, drama Korea When The Phone Rings berhasil menarik perhatian penonton dengan cepat, mencatatkan rating lebih dari 6 persen hanya dalam tiga episode awal.
Drama 12 episode ini mendapat pujian karena alur cerita yang intens dan bergerak cepat sejak awal, membuatnya menjadi sorotan di kalangan penggemar K-drama.
Namun beberapa faktor tampaknya memengaruhi fluktuasi rating.
Salah satunya penundaan penayangan akibat siaran berita khusus dan kontroversi terkait dugaan ejekan terhadap bahasa isyarat, yang sempat menuai kritik dari sebagian penonton. (*)
Editor : Riana M.