Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Tanggapan Ustadz Adi Hidayat yang Dikabarkan Jadi Pengganti Gus Miftah sebagai STAFSUS Presiden

Winarsih • Rabu, 11 Desember 2024 | 21:43 WIB
UAH yang dinisan menjadi pengganti gus miftah sebagai Stafsusb Presiden (Istimewa)
UAH yang dinisan menjadi pengganti gus miftah sebagai Stafsusb Presiden (Istimewa)

Jawa Pos Radar Lawu - Ustadz Adi Hidayat (UAH) menolak laporan bahwa dia ditunjuk sebagai Utusan Khusus Presiden untuk menggantikan Gus Miftah.

Pernyataan ini ia buat setelah masalah tersebut beredar luas di media sosial dan grup WhatsApp, menimbulkan banyak pertanyaan dari masyarakat.

“Beberapa mengucapkan selamat dan doa terkait dengan masalah ditetapkannya, diresmikannya, dan diangkatnya sebagai stafsus Presiden,” kata UAH, dikutip pada Rabu (11/12/2024).

"Saya ingin menyampaikan bahwa masalah yang dimaksud tidak benar adanya," katanya, menyatakan bahwa berita tersebut tidak memiliki dasar.

UAH juga menyampaikan penghormatan kepada Presiden yang memiliki hak prerogatif penuh dalam memilih staf khususnya.

"Saya berkeyakinan bahwa banyak orang-orang yang lebih baik, pantas, berwawasan, dengan posisi dimaksud dan tentu bapak Presiden dengan kepemilikan hak prerogatif penuh akan lebih dapat menentukan," katanya.

Ia berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar, sekaligus mengajak masyarakat untuk tetap mendoakan persatuan dan melakukan kebaikan secara kolektif.

"Kita tetap bersemangat mendoakan persatuan dan kebaikan-kebaikan yang mungkin kita bisa kerjakan secara kolektif," imbuhnya.

UAH menegaskan bahwa dirinya tetap fokus mendampingi masyarakat dan umat. Ia juga menyatakan dukungannya terhadap program-program pemerintah yang mendukung kesejahteraan dan keadilan sosial.

Singkatnya, UAH menyatakan, "Siapapun yang memerintah akan merasa nyaman, baik, untuk mendukung setiap program positif yang mensejahterakan, berkeadilan sosial, dan bermanfaat untuk kita."

Sebelum ini, Gus Miftah juga dikenal sebagai Miftah Maulana Habiburrahman telah mengundurkan diri dari posisinya sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Dalam konferensi pers yang diadakan Jumat, 6 Desember 2024, di Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, pengunduran diri ini diumumkan.

Gus Miftah menjelaskan dalam keterangannya bahwa keputusan tersebut dibuat setelah banyak pertimbangan.

“Hari ini dengan segala kerendahan hati dan ketulusan serta dengan penuh kesadaran, saya ingin sampaikan sebuah keputusan yang telah saya renungkan dengan sangat mendalam. Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan,” ujar Gus Miftah.

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil secara mandiri tanpa tekanan atau permintaan dari pihak mana pun.

"Keputusan ini saya ambil bukan karena ditekan oleh siapa pun, bukan karena permintaan siapa pun. Tetapi keputusan ini saya ambil karena rasa cinta, hormat, dan tanggung jawab saya yang mendalam terhadap Bapak Presiden Prabowo Subianto serta seluruh masyarakat," katanya.

Dengan memberikan klarifikasi ini, UAH berharap masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan menghindari berita palsu. (*)

Editor : Riana M.
#Ustadz Adi Hidayat #gus miftah #UAH #Utusan Khusus Presiden #presiden #pengganti