JAWA POS RADAR LAWU - Di kebanyakan keluarga, ibu sering menjadi sosok yang keras dalam mendidik anak. Penuh kedisiplinan demi masa depan anak. Sementara ayah, justru sebaliknya. Apa mau si anak, asal tidak rewel, selalu dituruti. Kecenderungan model parenting anak dengan peran ayah dan ibu seperti itu acap menyulut pertengkaran. Apalagi, di momen ayah membela si buah hati saat istri sedang memarahi anak karena melakukan suatu hal yang dianggap nakal. Alhasil, istri malah marah kepada suami karena lebih membela anak.
Gus Baha alias KH Bahauddin Nursalim membenarkan model ayah yang cenderung menuruti semua keinginan si buah hati. Gus Baha tergolong model ayah yang seperti itu. Tentu, penerapan parenting anak secara islami dengan kaidah dasar agama Islam.
Dalam sebuah pengajian, Gus Baha mengaku sempat berselisih dengan istri di awal menerapkan model parenting anak secara islami seperti itu. Istri marah kepada suami sudah menjadi hal biasa. Termasuk perihal mendidik anak. Menurut Gus Baha, menuruti keinginan anak-anak bukan suatu kesalahan. Kendati demikian, hal itu tak jarang membuat marah istri. Gus Baha punya tips parenting anak secara islami terutama saat istri menilai suami lebih membela anak.
Di dalam ajaran Islam, tingkah laku anak-anak tak perlu membuat orang tua marah.
''Nabi Muhammad SAW saja, saat sujud salat, punggungnya pernah dinaiki Hasan dan Husein (cucu nabi waktu masih kecil). Sujud nabi menjadi lama, bangkit dari sujud menunggu cucunya turun. Nabi tidak marah,'' kata Gus Baha dalam sebuah pengajian.
Membela anak-anak atau yang belum baligh menjadi sebuah anjuran.
Model parenting anak isalmi yang kerap diterapkan oleh para ayah.
Namun, hal itu terkadang membuat istri atau ibu dari si anak marah.
Dalihnya, jangan terlalu memanjakan anak atau alasan yang lain.
Kalau sudah begini, tak jarang suami kena semprot istri.
Tetap dengan kaidah agama, Gus Baha punya tips mengatasi kondisi istri yang marah karena suami dianggap lebih membela anak.
Tips tersebut juga disampaikan dalam sebuah pengajian yang dipimpin oleg alhi fiqih tersebut.
''Yang saya bela itu kan juga anakmu,'' kata Gus Baha.
Para ayah atau suami disilakan menyampaikan kalimat tersebut kepada istri yang marah karena dinilai lebih membela anak yang dianggap nakal. (den)
Editor : Deni Kurniawan