Jawa Pos Radar Lawu - Para menteri Kabinet Merah Putih mengadakan rapat koordinasi terbatas (rakortas) di bidang perekonomian pada Minggu pagi, (3/10/2024).
Salah satu agenda penting yang dibahas adalah langkah-langkah untuk membuat harga tiket pesawat domestik lebih kompetitif.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa Kementerian Perhubungan dan Pertamina akan ikut terlibat dalam upaya ini.
“Kemudian juga tentu dari segi kegiatan pariwisata akan terus didorong program Indonesia Berwisata atau Tourism 5.0,” ujar Airlangga pada awak media usai rakortas yang berlangsung di Hotel Four Seasons, Jakarta Selatan.
Bahkan, ia menegaskan bahwa salah satu topik yang tengah digodok adalah bagaimana harga tiket pesawat dapat menjadi lebih kompetitif untuk mendorong sektor pariwisata domestik.
Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dan Kementerian BUMN telah membentuk Project Management Office (PMO) atau Satuan Tugas (Satgas) di bidang pariwisata, yang akan berfokus pada integrasi kebijakan di sektor ini.
Dimana, menteri BUMN, Erick Thohir, menegaskan pentingnya koordinasi antarkementerian guna mencapai solusi terbaik, termasuk mengenai penurunan harga tiket pesawat.
“Kalau dulu bicara satgas, versi saya PMO. Itu sama saja. Tujuannya untuk menselaraskan semua kebijakan menjadi sebuah satu keputusan yang bisa memberikan solusi, termasuk tadi mengenai harga tiket.
Karena tidak mungkin kita ini bekerja sendiri-sendiri,” jelas Erick setelah bertemu Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, di kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, pada Kamis, (31/10/2024) lalu.
Erick juga mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto, dalam retret Kabinet Merah Putih di Magelang, berpesan agar seluruh anggota kabinet, meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda, harus tetap bersatu dalam menjalankan tugas-tugas presiden.
Salah satu prioritas adalah mendukung pertumbuhan sektor pariwisata demi meningkatkan perekonomian nasional.
“Sudah terlalu lama juga (pariwisata, red) kita tertinggal dari negara-negara Asia Tenggara, karena itu penting kita mendukung Menteri Pariwisata untuk mensukseskan program Bapak Presiden,” ucap Erick.
Menteri BUMN tersebut juga mengungkapkan bahwa ia telah berdiskusi dengan Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengenai pentingnya penguatan sektor pariwisata.
“Kemarin saya kunjungan juga ke Pak Menteri Perhubungan, salah satu statement saya juga mengenai pariwisata, sesuai dengan diskusi yang kita jalankan hari ini,” pungkas Erick.
Komitmen pemerintah untuk meningkatkan daya saing harga tiket pesawat domestik diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, sehingga turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Dengan kolaborasi lintas kementerian dan didukung kebijakan yang terintegrasi, target peningkatan kunjungan wisatawan domestik diharapkan bisa tercapai. (okta)
Editor : Riana M.