Jawa Pos Radar Lawu - Menteri Pertahanan (Menhan) Kabinet Merah Putih, Sjafrie Sjamsoeddin, resmi menjalani tradisi penyambutan jabatan pada Selasa (22/10/2024), menggantikan Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.
Dalam acara tersebut, Sjafrie menerima memorandum jabatan Menhan dari Prabowo, sahabat lamanya sejak masa pendidikan di Akademi Militer (Akmil).
Sjafrie, seorang pria kelahiran 30 Oktober 1952 di Makassar, merupakan anak keenam dari sebelas bersaudara dari pasangan Letkol TNI (Purn) Haji Sjamsoeddin Koernia dan Hamdana.
Ia menikah dengan Etty Sudiyati dan dikaruniai dua anak, yakni Letkol Inf Muhammad Benrieyadin Sjafrie dan Siti Benita Friyati, serta memiliki enam cucu.
Karier militernya diawali di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) sebagai Komandan Pleton pada tahun 1975.
Seiring berjalannya waktu, Sjafrie menduduki berbagai jabatan strategis, termasuk Komandan Kompi, Komandan Batalyon, Wakil Asisten Operasi Kopassus, hingga menjabat sebagai Komandan Grup A Paspampres.
Pada tahun 1997, ia menjadi Panglima Kodam Jaya, dan selanjutnya menduduki sejumlah jabatan penting di lingkungan militer dan Kementerian Pertahanan.
Di luar karier militernya yang cemerlang, Sjafrie juga dikenal memiliki kepedulian terhadap dunia sosial.
Salah satu contohnya adalah keterlibatannya dalam mendirikan panti asuhan bernama Panti Asuhan Siti Hamdana Sjamsoeddin, yang berlokasi di Desa Palasari, Cijeruk, Bogor.
Panti ini didirikan sebagai bentuk penghormatan kepada ibunya dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk program makan bergizi gratis yang diinisiasi oleh Prabowo.
Dalam dunia akademis, Sjafrie juga menorehkan prestasi gemilang. Pada tahun 2023, ia berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Pertahanan dari Universitas Pertahanan Republik Indonesia dengan predikat Summa Cum Laude.
Disertasinya yang berjudul Pengembangan Model Kerja Sama Sipil-Militer Dalam Pengelolaan Kebijakan Umum Pertahanan Negara Indonesia mendapat apresiasi luas.
Selain itu, Sjafrie juga aktif dalam kegiatan besar nasional, seperti saat ia menjabat sebagai Wakil Ketua Pelaksana Indonesia Asian Organizing Committee pada ajang Asian Games 2018.
Sebelum menjabat sebagai Menhan, ia menjadi Asisten Khusus Bidang Manajemen Pertahanan Negara di Kementerian Pertahanan, mendampingi Prabowo dalam berbagai urusan strategis.
Kini sebagai Menteri Pertahanan, Sjafrie diharapkan melanjutkan kebijakan-kebijakan yang telah dibangun oleh Prabowo, serta memberikan kontribusi nyata dalam menjaga pertahanan dan keamanan negara. (okta)
Editor : Riana M.