Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pramono Anung Bela Ridwan Kamil dari Serangan Fitnah Terkait Kematian Eril yang Mengguncang Publik

Oktaviani Sindy • Selasa, 1 Oktober 2024 | 16:32 WIB
Meski berbeda kubu calon gubernur Jakarta, tindakan Pramono Anung bikin terkejut masyarakat usai bela Ridwan Kamil yang diserbu netizen. (Jawa Pos)
Meski berbeda kubu calon gubernur Jakarta, tindakan Pramono Anung bikin terkejut masyarakat usai bela Ridwan Kamil yang diserbu netizen. (Jawa Pos)

Jawa Pos Radar Lawu - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK), baru-baru ini menjadi target serangan fitnah yang datang dari pegiat media sosial Denis Malhotra di platform X (dulu Twitter).

Serangan ini berkaitan dengan tragedi kematian Emmeril Kahn Mumtadz, yang lebih dikenal sebagai Eril, putra sulung Ridwan Kamil.

Dalam cuitannya, Denis Malhotra menuduh RK memanfaatkan peristiwa tersebut untuk meraih simpati publik.

Menanggapi serangan tersebut, rival RK di Pilkada Jakarta 2024, Pramono Anung, langsung membela mantan Wali Kota Bandung itu.

Meskipun RK adalah lawannya, Pramono menganggap cuitan yang dilontarkan Denis adalah sebuah tindakan yang keterlaluan.

Ia mengungkapkan simpati mendalam terhadap RK, mengingat kehilangan seorang anak adalah hal yang sangat menyakitkan dan tidak seharusnya dijadikan bahan olok-olokan atau strategi kampanye untuk merendahkan pesaing.

"Saya secara pribadi meminta siapapun untuk tidak masuk ke dalam ruang publik dengan hal-hal yang sensitif. Saya menaruh simpati kepada Pak Ridwan Kamil, karena kehilangan anak itu adalah sesuatu yang luar biasa," ungkap Pramono Anung pada awak media pada Senin, (30/9/2024).

Pramono juga menegaskan bahwa tindakan menyentuh isu pribadi untuk kepentingan tertentu seharusnya dihentikan.

Tak hanya itu, ia yakin bahwa pernyataan bernada sinis tersebut tidak berasal dari tim kampanye manapun.

"Siapa pun yang melakukan hal ini harus disadarkan. Saya yakin ini bukan bagian dari tim kampanye siapapun," tambahnya.

Sementara itu, Ridwan Kamil menanggapi cuitan fitnah tersebut dengan tenang. Ia menyebut tuduhan itu sebagai fitnah yang tidak bisa diterima.

Alih-alih membalas dengan emosi, RK memilih untuk mendoakan pelaku fitnah tersebut agar diberi hidayah oleh Allah.

"Sebuah fitnah yang tidak pernah akan bisa kami terima. Semoga Allah memberikan rizki dan hidayah yang berlimpah kepada yang bersangkutan," tulis Ridwan Kamil dalam postingan Instagram pribadinya, Senin (30/9/2024).

Serangan ini tidak hanya mencerminkan betapa pentingnya etika dalam politik, tetapi juga menunjukkan bagaimana tragedi pribadi seharusnya dihormati dan tidak dijadikan alat untuk meraih keuntungan politik.

Dalam situasi seperti ini, solidaritas antar kandidat seharusnya ditonjolkan, apalagi saat berhadapan dengan kehilangan yang mendalam. (okta)

Editor : Riana M.
#pramono agung #Eril #Pilkada jakarta 2024 #Platform X #ridwan kamil #calon gubernur dki jakarta #fitnah #media sosial #Almarhum