Jawa Pos Radar Lawu - Nama Dato Seri Ahmad Zahid Hamidi bukan hanya dikenal sebagai Wakil Perdana Menteri I Malaysia, tetapi juga memiliki darah Indonesia yang kental, tepatnya dari Ponorogo, Jawa Timur.
Lahir pada 4 Januari 1953 di Kampung Sungai Nipah Darat, Bagan Datuk, Perak, Zahid, anak sulung dari sembilan bersaudara dalam keluarga berdarah Jawa dan Ponorogo.
Ayahnya, Raden Haji Hamidi Abdul Fatah, berasal dari Wates, Kulon Progo, Yogyakarta.
Ia merantau ke Federasi Malaya pada tahun 1932. Sedangkan ibunya, Hajjah Tuminah Abdul Jalil, merupakan keturunan asli Ponorogo.
Ini menjadikan Zahid sebagai salah satu figur keturunan Jawa yang sukses di Malaysia, dan ia bahkan fasih berbahasa Jawa halus, sebuah warisan budaya yang diajarkan langsung oleh orang tuanya.
Latar Belakang dan Kehidupan Awal Dato Seri Ahmad Zahid Hamidi
Zahid tumbuh di bawah pengasuhan ayah angkatnya yang berasal dari keturunan Tionghoa, Chen Jin Ting.
Selama enam tahun masa kecilnya, Zahid bekerja bersama ayah angkatnya dengan berjualan es krim.
Hal ini tidak hanya membentuk kepribadiannya, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara Zahid dan masyarakat Tionghoa di sekitarnya.
Meskipun Zahid sering menghadapi tuduhan anti-Tionghoa dalam karier politiknya, ia dengan tegas menyangkalnya, menunjukkan bukti bahwa ia memiliki ikatan kuat dengan keluarga angkatnya yang berdarah Tionghoa.
Ayah angkatnya meninggal pada tahun 1999, hanya beberapa hari setelah pemilihan umum Malaysia.
Karier dan Kehidupan Pribadi Dato Seri Ahmad Zahid Hamidi
Zahid Hamidi menikah dengan Datin Hamida Khamis dan memiliki lima anak, dua di antaranya perempuan.
Yakni, Nurul Hidayah dan Nurul Azwani, serta tiga laki-laki: Ahmad Khairul Hafiz, Ahmad Syafiq Hazieq, dan Ahmad Asyraf Arief.
Zahid juga memiliki cucu yang sering ia habiskan waktu bersama di sela-sela kesibukannya sebagai pejabat negara.
Selain berkiprah dalam politik Malaysia, Zahid dikenal sangat menjunjung tinggi nilai keluarga.
Ia kehilangan ayahnya pada tahun 2014 dan ibunya pada 2011 karena komplikasi kesehatan.
Namun hingga saat ini ia tetap memegang erat nilai-nilai keluarga yang diajarkan oleh kedua orang tuanya.
Koneksi dengan Indonesia dan Dukungan untuk Yogyakarta
Zahid Hamidi juga memiliki hubungan keluarga dengan Indonesia, khususnya dengan Haryadi Suyuti, yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Yogyakarta.
Hubungan keduanya kerap terjalin erat, terutama dalam saling mendukung satu sama lain.
Zahid sering memberi doa dan dukungan kepada Haryadi, terutama saat pemilihan wali kota Yogyakarta.
Sebagai keturunan Ponorogo, Wakil PM Malaysia Dato Seri Ahmad Zahid Hamidi membawa semangat kerja keras dan dedikasi dalam setiap langkah karier politiknya.
Tidak hanya di Malaysia, tetapi juga dalam menjaga hubungan baik dengan Indonesia, khususnya dengan keluarga besarnya di Yogyakarta. (kid)
Editor : Nur Wachid