Jawa Pos Radar Lawu – Nama Dheo Cahyo tiba-tiba mencuat ke permukaan setelah terlibat dalam perseteruan yang membuat Yasmin Nur, Asisten Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Stafsus Jokowi), viral di media sosial, khususnya platform Twitter (sekarang X).
Keterlibatan Dheo Cahyo dalam polemik ini menarik perhatian publik hingga topik terkait Yasmin, Asisten Stafsus Preside menjadi trending.
Isu ini bermula ketika Dheo Cahyo, melalui cuitan di X, mengkritik Yasmin Nur yang mengklaim sebagai seorang data analyst.
Dheo Cahyo menyebut bahwa kemampuan Yasmin tidak sesuai dengan posisinya sebagai pembantu asisten stafsus presiden.
Yasmin kemudian merespons kritik Dheo tersebut dengan pernyataan kontroversial tentang gaji tinggi yang diterima oleh pembantu asisten stafsus, mencapai Rp 23 juta, dan menyebut dirinya memiliki pengaruh kuat.
Kontroversi semakin memanas setelah Yasmin mengungkapkan bahwa dirinya bisa memenjarakan seseorang melalui 'operasi khusus' yang ia klaim pernah dilakukan sebelumnya.
Hal ini memicu banyak reaksi keras dari netizen, termasuk tuduhan bahwa Yasmin telah menyalahgunakan posisinya untuk mengancam orang lain.
Namun, yang menarik perhatian lebih besar lagi bagaimana Yasmin mengungkapkan informasi tentang gaji pembantu asisten stafsus yang dianggap netizen terlalu besar untuk posisi tersebut.
Ini menambah panas perbincangan tentang penggunaan anggaran negara dan etika para stafsus di lingkungan pemerintahan.
Sosok Dheo Cahyo sendiri kini menjadi bahan perbincangan publik setelah berani mengkritik Yasmin Nur di media sosial.
Publik pun mulai mencari tahu siapa sebenarnya Dheo Cahyo, dan mengapa ia terlibat dalam polemik yang viral ini.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari Dheo Cahyo terkait kasus tersebut, namun netizen terus menyoroti pernyataan-pernyataan kontroversial Yasmin Nur. (kid)