Jawa Pos Radar Lawu - Belum lama ini viral di media social potret ketua umum Golkar terpilih, Bahlil Lahadalia.
Terpampang potret Bahlil Lahadalia duduk disamping meja yang berisikan sebotol minuman keras (miras).
Foto tersebut menjadi kontroversi di media social, hingga membuat kader Muda Partai Golkar ikut turun tangan.
Koordinator Kader Muda Partai Golkar, Lisman Hasibuan menduga foto itu sengaja disebar untuk membangun stigma buruk terhadap Bahlil.
Menurutnya ada oknum-oknum internal yang sengaja mensponsori dan memviralkan foto tersebut.
“Kami minta kepada Bareskrim Polri untuk menyelidiki secara dalam siapa yang menyebarkan foto tersebut dan dari mana foto tersebut didapati,” kata Lisman dikutip via Instagram @katadatacoid.
Tindak pidana yang mereka sangkakan kepada pelaku penyebar foto adalah tuduhan pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan.
Lisman bahkan menduga jika ada orang yang hendak menjebak Bahlil dengan Miras tersebut.
“Belum tentu juga Pak Bahlil yang minum. Bisa saja itu punya orang. Mungkin beliau lagi terima telepon, akhirnya bisa difoto ataupun dijebak dalam momentum itu,” kata Lisman.
Lisman datang ke Bareskrim Polri melaporkan pihak yang diduga menyebarkan foto Bahlil pada Senin (26/8) kemarin.
Ia yakin Ketua Umum Golkar itu tak suka meminum minuman keras.
"Setahu kita Pak Bahlil orang baik dan dia rajin Salat juga.
Artinya akhlaknya bagus gitu, nggak ada, saya nggak pernah melihat bahwa Pak Bahlil tuh minum minuman keras, nggak ada," katanya dikutip dari metrotvnews.com. (*)
Editor : Riana M.