Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Dugaan Penyebab Dokter Muda Aulia Rima Lestari Bunuh Diri, Netizen Speak Up Bullying di PPDS Undip 

Nur Wachid • Kamis, 15 Agustus 2024 | 18:12 WIB
Dugaan Bullying di PPDS Undip, Kematian Dokter Muda Aulia Risma Lestari Picu Sorotan Netizen. (RADAR SEMARANG)
Dugaan Bullying di PPDS Undip, Kematian Dokter Muda Aulia Risma Lestari Picu Sorotan Netizen. (RADAR SEMARANG)

SEMARANG, Jawa Pos Radar Lawu - Kematian tragis Aulia Risma Lestari, mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) studi Anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip), memicu perhatian publik, terutama di media sosial X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter).

Aulia ditemukan meninggal dunia di rumah kosnya di Semarang, dan diduga bunuh diri akibat tekanan yang dialaminya selama menjalani pendidikan dokter spesialis.

Kabar ini dengan cepat menjadi viral dan memunculkan berbagai reaksi dari netizen.

Banyak yang menyoroti dugaan adanya perilaku senioritas dan bullying di lingkungan pendidikan dokter spesialis, yang mungkin menjadi salah satu pemicu depresi yang dialami Aulia.

Beberapa netizen bahkan berbagi pengalaman pribadi mereka saat menjalani program PPDS, mengungkap tekanan mental yang harus dihadapi.

Akun @*******suling11, misalnya, membagikan tangkapan layar Direct Message (DM) dari seorang rekan Aulia yang berani speak up tentang apa yang harus mereka jalani di program tersebut. "Begini yang harus mereka jalani," tulisnya, menunjukkan bahwa kasus ini bukanlah kejadian yang terisolasi.

Seorang netizen lain, @****oko28, menuliskan curahan hatinya mengenai kabar duka tersebut. “Innalillahi wa inna ilaihi rojiiun.

Dengar kabar ada dokter PPDS meninggal diduga bunuh diri. Tahun lalu, beliau sempat mengisi survei Kemenkes soal depresi. Sebuah kehilangan berharga,” tulisnya.

Dia menambahkan bahwa kematian Aulia harus menjadi peringatan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Dalam kicauan lainnya, akun @****olsss membagikan alasan pribadinya menghentikan langkah untuk mencoba mengikuti program PPDS.

Ia menyoroti masalah tesis, senioritas, dan tekanan finansial sebagai faktor yang membuatnya memutuskan untuk tidak melanjutkan.

Kasus ini telah menarik perhatian Kementerian Kesehatan RI, yang dengan cepat merespons dengan mengeluarkan surat penghentian sementara Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) studi Anestesi di Fakultas Kedokteran Undip.

Humas Kemenkes, dr Muhammad Syahrial, mengonfirmasi bahwa surat tersebut sudah diterima oleh pihak RSUP dr Kariadi, tempat Aulia menjalani program pendidikan, dilansir Radar Lawu dari Radar Semarang. 

Tragedi ini menyoroti pentingnya evaluasi mendalam terhadap sistem pendidikan dokter spesialis di Indonesia, agar kejadian serupa tidak terulang dan lingkungan pendidikan dapat menjadi tempat yang mendukung mental dan kesejahteraan para calon dokter. (kid)

Editor : Nur Wachid
#dokter muda #penyebab #bunuh diri #kasus #fakultas kedokteran #anastesi #mahasiswi #netizen #dokter spesialis #undip #Aulia Risma Lestari #Dugaan #ppds #bullying #universitas diponegoro #speak up #semarang