Jawa Pos Radar Lawu - Penjabat Bupati Kudus Muhammad Hasan Chabibie menonaktifkan Munawir Aziz sebagai staf khususnya.
Buntut pertemuannya bersama empat nadhiyin lainnya dengan Presiden Israel Isaac Herzoq menjadi viral.
Hasan menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena adanya arahan dari PBNU dan sebagai bentuk tanggapan terhadap perasaan umat Muslim terkait situasi di Israel, Gaza, dan Palestina.
"Kami telah melakukan klarifikasi dan yang bersangkutan sudah meminta maaf. Oleh karena itu, mulai hari ini (18/7) Munawir Aziz dinonaktifkan dari jabatannya," ujar Hasan di Kudus kepada Antara dilansir Radar Lawu.
Hasan menambahkan bahwa tindakan Munawir Aziz menemui Presiden Israel adalah urusan pribadi, tetapi situasi tersebut telah melukai perasaan umat Muslim.
Munawir menjabat sebagai Staf Khusus Pj. Bupati Kudus Bidang Strategis dan Komunikasi.
Hingga berita ini diterbitkan, Munawir Aziz belum memberikan tanggapan. Menurut PBNU, Munawir Aziz juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Pagar Nusa.
Terkait dengan kegiatan bersama empat nahdiyin lainnya menemui Presiden Israel Isaac Herzoq dan fotonya viral, menurut Pj. Bupati Kudus, merupakan urusan pribadi.
Namun, yang terjadi sebelumnya tentu melukai perasaan umat muslim dalam situasi Israel, Gaza, dan Palestina.
Baca Juga: CERITA MISTERI | Wasiat Bapak (4) – Bergidik Mendengar Suara Gandem
"Klarifikasinya juga hampir sama dengan yang dilakukan PBNU sebelumnya," ujarnya.
Munawir Aziz sendiri menjabat sebagai Staf Khusus Pj. Bupati Kudus Bidang Strategis dan Komunikasi.
Sementara itu, Munawir Azis saat dihubungi Antara via telepon belum ada tanggapan. PBNU sendiri mencatat Munawir Aziz sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Pagar Nusa. (kid)
Editor : Nur Wachid