Jawa Pos Radar Lawu - Viral di media sosial video pemilik kos mengusir seorang penghuni setelah mendapati kamarnya teramat kumuh layaknya tempat pembuangan sampah.
Saking banyaknya sampah, permukaan lantai kanar sampai tak terlihat.
Selain itu, pemilik kos juga menemukan beberapa alat makan penuh sisa makanan membusuk. Netizen menduga si penghuni kos itu mengidap hoarding disorder.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan, hoarding disorder merupakan bentuk gangguan kesehatan mental yang membuat pengidapnya "hobi" mengumpulkan atau menimbun barang-barang di suatu ruangan.
Menurut ilmu psikologi, ada beberapa gejala hoarding disorder.
Di antaranya, enggan membuang barang yang tidak diperlukan dan cemas jika harus membuang suatu barang.
Selain itu, sulit mengambil keputusan, resah jika barangnya disentuh orang lain, hingga melarang orang lain membereskan barang-barangnya.
Cara mengatasi hoarding disorder:
- Belajar mengidentifikasi dan menentang pemikiran untuk menyimpan barang
- Berlatih menahan keinginan untuk menyimpan lebih banyak barang.
- Mengorganisir benda-benda yang masih layak simpan dan tidak.
- Meningkatkan keterampilan untuk mengambil keputusan dan sistem koping.
- Merapikan rumah secara rutin.
- Belajar bersosialisasi dengan terlibat kegiatan sosial yang lebih bermakna.
- Mencari motivasi untuk berubah.
- Rutin melakukan terapi bersama keluarga atau berkelompok.
- Melakukan kunjungan berkala atau perawatan berkelanjutan untuk membantu mempertahankan kebiasaan sehat. (isd)
Editor : Nur Wachid