Jawa Pos Radar Lawu - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melakukan seleski ketat terhadap pejabat TNI AD yang dipindahkan ke intsansi ain.
Ia menegaskan pihaknya memastikan pejabat ada proses seleksi ketat yang harus dijalani oleh para pejabat TNI AD.
"Saya dengar masih banyak bilang 'apa hubungannya tentara dengan kementerian ini?'. Ya kami juga punya dasar pendidikan lain ya," kata Maruli dikutip dari ANTARA.
Menurut Maruli, para pejabat TNI bukan hanya memiliki latar belakang pada bidang pertempuran dan pertahanan saja.
Banyak dari pejabat TNI memiliki latar belakang pendidikan di luar pertahanan yang mungkin relevan untuk mengisi posisi jabatan publik.
Termasuk dirinya, Maruli menuturkan jika dirinya memiliki latar Pendidikan yang tak hanya dari Pendidikan Angkatan Militer saja.
"Seperti saya punya background S2 saya di Amerika soal community economic development, saya sudah lakukan di dunia militer ya kan?
Sudah membuat konsep bagaimana membuka lahan, bagaimana sistem pengairan di daerah-daerah," kata Maruli.
Di sisi lain, Maruli juga memastikan keleluasaan yang diberikan kepada TNI tidak akan mengembalikan Indonesia ke era Orde Baru seperti yang ditakutkan masyarakat umum.
"Sejarah adalah tempat pembelajaran, tetapi mari kita berfikir saat ini ke depan, baru kita belajar sejarah," tandasnya.
Sementara itu Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memutasi, merotasi, dan memberikan promosi kepada 18 perwira tinggi yang menjabat sejumlah jabatan strategis baik di lingkungan TNI maupun Badan Intelijen Negara (BIN).
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar saat dihubungi di Jakarta, Selasa, membenarkan mutasi itu sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/683/VI/2024.
Dalam SK itu, yang berlaku sejak 14 Juni 2024, Panglima TNI memberikan promosi kepada Mayjen TNI Djaka Budhi Utama yang semula menjabat sebagai Asisten Intelijen (Asintel) Panglima TNI saat ini menjabat Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertahanan RI.
Pejabat lama Irjen Kemhan, Letjen TNI Budi Prijono kembali ke Markas Besar TNI Angkatan Darat sebagai perwira tinggi TNI AD dalam rangka pensiun.(*)
Editor : Riana M.