Jawa Pos Radar Lawu - Indonesia rawan pelecehan seksual anak yang dilakukan oleh orang terdekat, terutama anggota keluarga.
Hal ini dibuktikan dengan sering munculnya berita kasus pelecehan seksual terhadap anak diawal sampai pertengahan tahun 2024.
Seperti yang saat ini hangat menjadi topik perbincangan media sosial, yakni kasus dua ibu yang tega melecehkan putranya sendiri dengan iming- iming uang.
Namun taukah, ternyata kedua kasus tersebut merupakan kasus serupa? Yuk, simak kesamaan faktanya.
- Sama-sama dijanjikan uang
Saat ini tengah gempar diberbagai platform media sosial berkenaan dengan kasus anak berbaju biru dan ibu berbaju orange yang tega melecehkan anak kandungnya sendiri dengan alasan ekonomi.
Pelecehan terhadap anak berbaju biru dilakukan oleh seorang ibu berinisial R yang berusia 22 tahun asal Tangerang, Banten. Ibu muda tersebut diiming-imingi uang sebesar 15 juta untuk membuat video pornografi oleh salah satu akun anonim di Facebook.
Tidak hanya itu, kasus serupa juga dilakukan oleh ibu berbaju orange terhadap anaknya. Ibu berinisial AK yang berusia 26 tahun asal Tembelang, Kabupaten Bekasi itu juga disuruh oleh salah satu akun anonim di facebook untuk membuat video tidak senonoh setelah dijanjikan uang 15 juta.
- Sama-sama direkam pada tahun 2023
Video pencabulan anak berbaju biru dan ibu berbaju orange itu tersebar di media sosial pada Juli 2024 dan menjadi viral. Namun, video tersebut di rekam pada tanun 2023.
Aksi pencabulan ibu berinisial R direkam pada Juli 2023 lalu, sedangkan video yang direkam oleh ibu berbaju orange direkam pada bualn Desember 2023. Keduanya video tersebut kemudian viral secara bergantian.
- Anak yang dicehkan sama-sama di bawah umur
Anak kecil berbaju biru yang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari ibunya masih berusia 2 tahun dengan jenis kelamin laki-laki.
Sedangkan anak laki-laki dari ibu berbaju orange yang juga menjadi korban akti tidak senonoh tersebut masih berusa 10 tahun.
- Didalangi oleh akun facebook yang sama
Kasus pelecehan seksual terhadap anak tersebut merupakan suruhan dari akun Facebook Icha Shakila yang diduga juga memberikan iming-iming sejumlah uang apabila mau menuruti perintahnya.
- Memiliki kronologi kejadian yang hampir sama
Dalam kronologi, kedua ibu tersebut akan mendapatkan transfer uang sebesar 15 juta apabila mau membuat video video pornografi dengan anaknya.
Dengan nilai yang terbilang fantastis, keduanya tergiur dan merekam akti bejat tersebut untuk kemudian dikirim ke akun Icha Shakila.
Namun setelah video tersebut dikirim, akun tersebut tidak aktif dan uang yang dinjanjikan juga tidak ditransfer. (*)
Editor : Riana M.