Jawa Pos Radar Lawu – Warga Indonesia dibuat geram oleh perilaku orang Korea Selatan yang melakukan rasisme di forum online. Mereka menghina tenaga kerja Indonesia dan mengatakan bahwa mereka tak beradab.
Aksi ini viral di media sosial baik Tik Tok, Instagram maupun X, salah satu pengguna yang menyebarkan aksi rasisme orang Kora Selatan tersebut mengaku geram karena sudah yang menhina fisik orang Indonesia hingga agama yang dianutnya.
Forum online warga Korea Selatan tersebut bernama Indosarang, forum Indosarang ini membagikan postingan tentang rasisme orang Korea Selatan terhadap Indonesia.
Dikutip dari Instagram @awreceh.id, Sabtu (8/6/2024), terdapat unggahan orang-orang Korea Selatan yang mengungkapkan kata-kata kasar yang merujuk kepada penghinaan warga Indonesia.
Dalam forum tersebut, orang-orang Korea Selatan menyebut wanita Indonesia dengan julukan binatang, monyet pribumi, kemudian dianggap menyusahkan dan tidak bisa melakukan apa-apa, selain nonton TikTok.
"Kecuali tenaga kerja monyet pribumi yg murah dan tidak beradab semunya menyebalkan" tulis orang korea.
Mereka menghina fisik warga Indonesia dengan berkata yang berkulit hitam dan paling jelek di Asia Tenggara.
"Kulitnya item, paling jelek di asia tenggara dan punya obsesi. Ky gini case by case sih tapi Orang islam kaya knt*** mau gmn lagi? Paling berbanding terbalik sama culture korea" tambahnya.
Mereka juga menghina orang-orang Indonesia yang beragama Islam dengan perkataan yang tidak pantas dari orang Korea di Indosarang.
"Orang islam kaya **** mau imana lagi? paling berbanding terbalik sama vulture Korea," tulisnya.
"Namanya islam, bodoh kkk" tulisnya lagi.
Wanita-wanita di Indonesia juga mendapat hinaan yang tidak layak, sehingga mengundang kecaman dan emosi masyarakat yang melihatnya.
"Jn**, kalo cantik2 kata cewe timur tengah masih bisa ngerti"
"Disini ada kali setruk org tol*l yg ngliat kera item dan masuk ke agamanya"
"Katanya ga ada cewe hijab yg perawan dan kemauannya banyak benar kan? Cowo korea id**t"
Menanggapi kejadian itu sejumlah netizen meminta pihak berwajib untuk melacak identitas pelaku rasisme dan menutup forum tersebut. (*)
Editor : Riana M.