Jawa Pos Radar Lawu – All Eyes on Rafah semakin meluas hingga viral dan trending topik di berbagai kanal sosial media (sosmed).
Pantauan Radar Lawu tagar All Eyes on Rafah di sosmed X menjadi trending topik urutan pertama dengan 1,3 juta postingan pada pukul 19.53 Rabu hari ini (29/5/2024).
Kemunculan gelombang seruan All Eyes on Rafah ini muncul dari berbagai kalangan dan belahan dunia.
Secara etimologi, All Eyes on Rafah berarti seluruh mata tertuju pada Rafah, kota perbatasan yang menjadi tempat pengungsian warga Gaza, Palestina dari serangan Israel.
Beberapa waktu belakangan, seruan tersebut muncul ketika Rafah dibombardir serangan, warga Gaza terkurung hingga tak dapat ke mana-mana.
Seruan All Eyes on Rafah tak hanya bermunculan di Indonesia, namun juga di Australia, Eropa Barat, dan India.
Fakta kunci All Eyes on Rafah seperti dilansir Forbes, slogan tersebut pertama kali muncul dari komentar Rick Peeperkorn, Direktur Wilayah Kependudukan Palestina di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Sejak terjadinya bombardir serangan ke Rafah, Rick Peeperkorn menyerukan slogan All Eyes on Rafah pada bulan Februari.
Di mana saat itu beberapa hari pasca Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan rencana evakuasi ke kota Rafah.
Tepatnya menjelang serangan yang direncanakan dan diklaim Netanyahu melenyapkan benteng terakhir militan Hamas yang tersisa.
Hingga kini, seruan All Eyes on Rafah menyita perhatian aktivis kemanusiaan di berbagai belahan dunia. (kid)
Editor : Nur Wachid