Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Tak Ada yang Selamat, Presiden Iran Dikabarkan Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Helikopter

Siti Fauziah • Rabu, 22 Mei 2024 | 02:56 WIB

Presiden Iran Ebrahim Raisi (63) tewas dalam kecelakaan helikopter jatuh (Pinterest)
Presiden Iran Ebrahim Raisi (63) tewas dalam kecelakaan helikopter jatuh (Pinterest)

Jawa Pos Radar Lawu - Kecelakaan helikopter yang terjadi di kota Tabriz dari ketinggian sekitar 100 kilometer telah menewaskan Presiden Iran Ebrahim Raisi (63).

Di dalam helikopter tersebut terdapat beberapa pejabat seperti Menteri Luar Negeri Hossein Amir Abdollahian.

Insiden tersebut terjadi pada minggu (19/5) waktu setempat. Pada saat itu Raisi hendak menuju perbatasan Azerbaijan untuk meresmikan sebuah proyek bendungan Qiz-Walasi.

Sebelum menaiki helikopter, Raisi sempat memberikan pernyataan kepada media sosial. Ia mengatakan bahwa Bendungan tersebut bisa menyediakan transit yang aman bagi barang-barang, penumpang dan turis.

Bendungan tersebut merupakan proyek bersama pemerintah Azerbaijan.
Tetapi setelah acara peresmian helikopter yang ditumpangi Raisi hilang kontak dan tidak memberikan kabar.

Kemudian tidak lama kemudian tentara dan pasukan elit Garda revolusi datang untuk melancarkan operasi penyelamatan.

Pada keesokan harinya Senin (20/5) Drone Turki yang membantu mencari menemukan titik yang diyakini sebagai jatuhnya puing-puing helikopter. Diyakini tidak ada penumpang yang selamat dalam insiden tersebut.

Sampai saat ini penyebab pasti dari kecelakaan mematikan itu masih terus diselidiki.

Namun pakar penerbangan dan mantan pilot helikopter Paul Beaver mengatakan bahwa cuaca buruk bisa jadi peran besar dalam kecelakaan tersebut.

Cuaca buruk tersebut berupa tutupan awan, kabut, serta suhu rendah dikatakan menjadi penyebab tumbangnya helikopter yang dinaiki Raisi dan rekan-rekannya.

Namun secara umum kecelakaan helikopter juga memiliki reputasi yang lebih berbahaya daripada pesawat. Human error atau kesalahan pada manusia bisa menjadi penyebab paling utama kecelakaan helikopter terjadi.

Kecelakaan tersebut tidak cuma berasal dari pilot yang menurunkan pesawat tetapi juga dari tim pengontrol trafik udara dan tim yang melakukan perawatan unit helikopter.

Sebanyak 50% kecelakaan disebabkan karena kelalaian pilot. Menurut pilot Institute ada beberapa hal untuk menghindari kesalahan ini.

Misalnya mengendarai helikopter dengan kondisi yang baik dan Prima, tidak berada dalam tekanan, sehingga dapat mengoperasikan sistem ran penerbangan yang rumit secara optimal.

Masalah teknis juga bisa menyebabkan hal yang fatal. Jika ada kerusakan pada bilah rotor utama, atau pilot kehilangan kemampuan mengendalikan putaran atau pitch helikopter.

Hal ini dapat mengakibatkan hilangnya kendali.

Kemudian hal lain yang benar-benar terjadi di luar kendali manusia adalah masalah lingkungan seperti cuaca yang tiba-tiba buruk dan membuat helikopter sulit untuk dikendalikan.

Hal tersebut misalnya terjadi tabrakan dengan burung atau objek-objek lain di udara.

Menerbangkan helikopter pada kondisi salju hujan berlumpur atau kondisi tidak normal menyebabkan helikopter sulit untuk dikendalikan dan kecelakaan pun bisa terjadi. (*)

Editor : Riana M.
#helikopter jatuh #penyebab #Ebrahim Raisi #cuaca buruk #meninggal dunia #tewas #kecelakaan helikopter #Pakar penerbangan #presiden iran