Jawa Pos Radar Lawu - Ayu Ting Ting kembali menjadi sorotan publik setelah video yang menunjukkan ayahnya, Abdul Rozak, bersitegang dengan seorang jemaah haji asal Malaysia viral di media sosial.
Insiden ini terjadi saat Abdul Rozak dan keluarganya sedang menunaikan ibadah haji.
Konflik dimulai ketika Abdul Rozak tersinggung oleh ucapan seorang jemaah Malaysia yang menyebutkan bahwa orang Indonesia miskin.
Pernyataan ini memicu kemarahan Abdul Rozak yang merasa negaranya dihina.
Dalam video yang diunggah di media sosial, terlihat Abdul Rozak menunjukkan gestur kemarahan sambil memaki jemaah tersebut.
Abdul Rozak yang tampak marah mendekati jamaah Malaysia itu dan menegurnya dengan tegas.
Dengan tangan menunjuk ke arah orang yang menghina Indonesia, ia mengatakan, "Jangan menghina negara saya ya, kita ini Indonesia."
Abdul Rozak juga menambahkan bahwa banyak orang Indonesia yang sukses, tidak hanya di Malaysia, tetapi juga di berbagai negara lain.
"Banyak orang sukses di Indonesia, nggak cuma di Malaysia aja," tambahnya dengan tegas.
Setelah kembali ke tempat duduknya, Abdul Rozak yang masih tampak emosi meminta agar orang-orang tidak sembarangan menghina negara lain.
"Jangan menghina suatu negara," katanya dengan penuh emosi, yang kemudian mendapat dukungan dari orang-orang di sekitarnya.
Istrinya, Umi Kalsum, juga menunjukkan ketidaksetujuannya terhadap pernyataan jemaah Malaysia tersebut dengan mengucapkan, "Astagfirullahaladzim."
Video yang merekam momen kemarahan Abdul Rozak ini segera mendapat dukungan dari warga Indonesia yang merasa bangga dan menunjukkan solidaritas terhadap sikapnya dalam membela martabat bangsa.
"Menyala Ayah.. aku mendukung ayah.. orang Malaysia aja banyak yang kerjasama orang Indonesia," tulis seorang netizen di kolom komentar.
"Dibelakang ayah ojak banyak netizen yang terhormat," tulis netizen lainnya.
Insiden ini menjadi perbincangan hangat di media sosial dan memperlihatkan betapa kuatnya rasa nasionalisme di kalangan masyarakat Indonesia.
Dukungan yang diberikan oleh para netizen mencerminkan solidaritas yang kuat dan rasa kebersamaan dalam menjaga kehormatan bangsa. (herlin-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid