Jawa Pos Radar Lawu - Sidang perdana sengketa Pilpres 2024 digelar pada Rabu, (27/3/2024) di Mahkamah Konstitusi.
Sidang perdana sengketa pilpres ini cukup mencuri perhatian publik.
Ganjar Pranowo ditemani Mahfud MD dan tim kuasa hukum mereka tiba di Mahkamah Konstitusi sekira pukul 11.35 WIB.
Mengutip ANTARA Ganjar Pranowo menuturkan jika dirinya dan Mahfud akan memberikan pengantar dalam persidangan.
Diketahui sideng sengketa Pilpres 2024 ini dibagi menjadi dua sesi.
Perkara satu, yaitu permohonan yang diajukan oleh paslon nomor urut satu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dengan nomor register 1/PHPU.PRES-XXII/2024, akan digelar pada pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Sedangkan perkara dua, yaitu permohonan yang diajukan oleh paslon nomor urut tiga Ganjar Pranowo dan Mahfud Md dengan nomor register 2/PHPU.PRES-XXII/2024, akan digelar pada pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Ganjar yang mengenakan jas hitam berharap Mahkamah Konstitusi bisa mengadili perkara perselisihan hasil Pemilu dengan adil.
"Ketika tidak dilanjuti, satu-satunya lembaga yang kita harapkan bisa mengadili dengan fair adalah MK," ujar Ganjar dikutip dari ANTARA.
Mantan Gubernur Jawa Tengah itu juga sempat menyinggung perihal pahlawan reformasi dalam sambutanya di sidang sengketa tersebut.
"Kita menolak dibawa mundur ke masa sebelum reformasi. Kita menolak pengkhianatan terhadap semangat reformasi," ujar Ganjar dalam ruangan sidang.
Ganjar menegaskan, PHPU (Perselisihan Hasil Pemilihan Umum) merupakan momen bagi setiap pihak untuk bersikap tegas dalam menolak semua bentuk intimidasi dan penindasan.
"Bagi kami, itu impian yang harus kita kejar agar setiap langkah kita meninggalkan jejak tak terlupakan bagi masa depan yang lebih baik," tuturnya.
"Kita harus bersatu untuk selalu merawat ingatan kita," ucap Ganjar menegaskan. (*)
Editor : Riana M.