JAWA POS RADAR LAWU - Perihal kapan hari pertama puasa Ramadan tahun ini menjadi bahasan sebagian besar masyarakat muslim.
Di Jawa, perbedaan mayoritas antara Senin (11/3) dengan Selasa (12/3).
Ternyata ada yang sudah mulai berpuasa Ramadan beberapa hari lebih awal.
Hal seperti itu terjadi di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.
Ada ribuan masyarakat muslim yang menjalankan puasa sejak beberapa hari yang lalu.
Perbedaan jatuhnya satu Ramadan acap terjadi. Kendati demikian, seyogianya hal itu tidak dimaknai ke arah yang tidak baik.
Semboyan Bhineka Tunggal Ika perlu dipegang teguh.
''Semoga perbedaan ini menyatukan masyarakat muslim dalam memulai Ramadan,'' kata Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Nagan Raya, Wahidin, Minggu (10/3), seperti diwartakan Jawapos.com.
Ribuan warga di Nagan Raya, Aceh yang berpuasa itu merupakan pengikut tarekat Syattariyah.
Wahidin mengungkapkan, mereka sudah mulai berpuasa sejak Sabtu (9/3) lalu.
Perbedaan penentuan awal bulan suci, bagi masyarakat Kabupaten Nagan Raya, sudah biasa terjadi.
Pun, telah berlangsung bertahun-tahun.
Meski ada perbedaan dalam melaksanakan puasa Ramadan, kerukunan masyarakat di daerah itu terjaga dan terpelihara dengan baik.
''Masyarakat di Nagan Raya sangat menghormati perbedaan pendapat termasuk dalam hal perbedaan awal Ramadan,'' ucap Wahidin.
Pemerintah Kabupaten Nagan Raya mengimbau masyarakat di daerahnya agar terus menjaga kerukunan dan persatuan di masyarakat.
''Kita semua berharap keberagaman dan perbedaan pendapat di daerahnya menjadi pemersatu kehidupan berbangsa dan bernegara,'' jelasnya. (den)
Editor : Deni Kurniawan